nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunakan Jet Seharga Rp522 Miliar untuk Kunjungan Singkat, Wakil PM Thailand Jadi Sorotan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 10 Juli 2019 20:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 10 18 2077256 gunakan-jet-seharga-rp522-miliar-untuk-kunjungan-singkat-wakil-pm-thailand-jadi-sorotan-CZ4zgnYVum.jpg Prawit Wongsuwon. (Foto: Reuters)

BANGKOK - Wakil Perdana Menteri Thailand, Prawit Wongsuwon menjadi pusat kecurigaan publik terhadap junta militer dan pengeluaran pemerintah setelah foto-fotonya turun dari sebuah jet polisi seharga 1,14 miliar baht (sekira Rp522,8 miliar) muncul di media sosial.

Pada akhir pekan, foto-foto Prawit yang turun dari pesawat enam penumpang, Dassault Falcon 2000S beredar. Prawit diberi hormat oleh pramugari dan petugas lainnya setelah perjalanan ke Provinsi Lopburi, sekira 100 km dari Bangkok.

Prawit adalah panglima tertinggi tentara Thailand dari 2004-05 dan mencapai pangkat jenderal. Dia menjabat sebagai menteri pertahanan dari 2008 sampai 2011 sebelum kembali menjabat dan juga menjadi wakil perdana menteri setelah kudeta 2014.

Tahun lalu dia dinyatakan tidak bersalah dari kasus korupsi terkait 25 jam tangan mewah senilai hampir 40 juta baht (sekira Rp18,3 miliar), yang gagal dia nyatakan sebagai aset. Komisi Anti-Korupsi Nasional mengatakan bahwa "tidak cukup bukti" Prawit dengan sengaja mengajukan pernyataan palsu atau menyembunyikan informasi mengenai kepemilikan barang-barang mewah tersebut.

Meski begitu, Prawit telah menjadi perwujudan berbagai kegelisahan publik tentang pengeluaran yang berlebihan.

Aktivis Srisuwan Janya mengajukan keluhan ke Komisi Audit Negara, menyerukan dilakukannya penyelidikan terkait pembelian pesawat, yang ditambahkan ke armada Polisi Kerajaan Thailand pada September 2018. Dia mempertanyakan perlunya penggunaan transportasi mahal tersebut untuk sebuah perjalanan yang singkat dan mengenai pembelian pesawat itu.

"Seberapa penting bagi Polisi Thailand untuk membeli pesawat mewah seperti itu ketika sudah ada 71 pesawat di armadanya?" kata Srisuwan sebagaimana dilansir South China Morning Post, Rabu (10/7/2019).

Dia juga mengklaim bahwa jet tersebut dibeli dengan harga lebih mahal 350 juta baht (sekira Rp160 miliar) dari harga di pasaran.

Seorang juru bicara Kepolisian Kerajaan Thailand pada Senin mengatakan jet itu telah digunakan dalam beberapa penerbangan kepala polisi karena tidak perlu sering mengisi bahan bakar sering dan cocok untuk berbagai kondisi dan ukuran landasan pacu.

Pejabat Thailand secara teratur menggunakan helikopter untuk perjalanan domestik yang singkat tetapi, menurut juru bicara kepolisian, helikopter tidak dapat terbang dalam segala cuaca dan memiliki lebih sedikit kursi.

Kecurigaan terhadap pengeluaran pemerintah semakin dalam sejak junta berkuasa pada 2014 dan ketidakpuasan yang terus-menerus ini berkontribusi pada reaksi online terhadap foto-foto Prawit yang menggunakan jet tersebut.

Pada Januari, militer mengumumkan pembelian 14 tank China seharga 2,4 miliar baht. Sementara pada Februari, Departemen Pertahanan menandatangani kesepakatan lain untuk membeli lebih banyak kendaraan lapis baja dari China senilai 2,2 miliar baht.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini