nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Perampokan Toko Emas di Balaraja Berguru dari Youtube

Isty Maulidya, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 12:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 11 338 2077498 pelaku-perampokan-toko-emas-di-balaraja-berguru-dari-youtube-GWEnYufmb6.jpg Polresta Tangerang (Foto: Isty Maulidya)

TANGERANG - Polresta Tangerang dan Polda Banten berhasil mengungkap pelaku perampokan toko emas di Balaraja pada 14 Juli 2019 lalu. Pelaku MNFR (26) dan MNI (24) merupakan warga negara Malaysia dan ditangkap lewat koordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia.

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif menjelaskan pelaku MNRF sudah pernah mengunjungi Indonesia untuk berlibur sehingga pelaku MNRF sudah mengetahui situasi dan kondisi di Indonesia.

"Pelaku tidak memiliki pemandu atau guide di Indonesia. Mereka memanfaatkan Waze dan Google Street view untuk mengenal lokasi. Lewat Google Street View ini mereka bisa tau toko emas mana yang tidak dipasang teralis," ujar Alif di Mapolresta Tangerang, Kamis (11/7/2019).

Baca Juga: Kerap Beraksi Gunakan Senpi, 11 Perampok Minimarket Ditangkap di Bogor 

Ilustrasi

Alif juga mengungkap kedua pelaku mengetahui strategi merampok toko emas lewat video Youtube. Bahkan, pelaku juga menonton video mengenai cara melarikan diri setelah merampok.

"Awalnya kami menduga bahwa pelaku merupakan jaringan kelas kakap, tapi ternyata pelaku hanya menonton video lewat Youtube. Mulai dari strategi merampok, hingga cara kabur setelah merampok. Jadi mereka ini benar-benar menyalahgunakan teknologi untuk merampok," tutur Alif.

Kedua pelaku juga terbukti melakukan kejahatan di Malaysia setelah melakukan perampokan di Indonesia, sehingga saat ini masih ditahan oleh Polisi Diraja Malaysia untuk dilakukan proses hukum yang berlaku. Adapun pelaku diancaman hukuman selama 10 sampai 15 tahun penjara.

Baca Juga: Perampok Perusahaan Layanan Keuangan di Gambir Diduga Orang Dalam

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini