nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Wisata Diajak Kembangkan Wisata Perkotaan Malang Raya

Jum'at 12 Juli 2019 08:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 12 1 2077891 pelaku-wisata-diajak-kembangkan-wisata-perkotaan-malang-raya-E1JTlGV6pF.jpg Foto: Kemenpar

MALANG - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tajuk ‘Pengembangan Wisata Perkotaan Malang Raya’ di Hotel The 101 Malang OJ.

"Peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang atraksi di destinasi wisata. Untuk wisata budaya khususnya, meliputi penyusunan story telling dan pembentukan pola perjalanan yang efektif, yaitu pengemasan dan pemaketan produk wisata yang sudah jelas berpotensi mendatangkan wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara," ujar Asisten Deputi Pengembangan Wisata Budaya Kemenpar Oneng Setya Harini.

Menurut Oneng, diversifikasi produk wisata budaya perlu ditingkatkan kualitasnya. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung peningkatan kunjungan wisatawan dan peningkatan devisa negara, menggerakkan ekonomi lokal, mendorong trade and investment.

Di samping itu, Oneng berharap pelaku wisata dan semua stakeholder di Malang Raya mampu melihat tren yang sedang terjadi di dunia, salah satunya wisata halal. Istilah pariwisata halal itu pertama kali booming di luar negeri bukan di Indonesia. Sehingga para pelaku pariwisata diharapkan membangun brand dan mensosialisasikan wisata halal dengan baik karena pasarnya cukup besar.

Malang Raya memang satu dari 10 destinasi yang telah berkomitmen mengembangkan wisata halal. Untuk itu, fasilitas ramah wisatawan muslim harus jadi perhatian serius. Seperti adanya musala, tempat wudhu, dan informasi arah kiblat.

"Karena fasilitas itu, salah satu yang membuat mereka mau datang kembali ke destinasi tersebut," ujar Oneng.

Negara-negara lain di Asia, seperti Jepang, Korea, Thailand, Filipina, juga gencar mengkampanyekan “halal food” sebagai gaya hidup berwisata. Ini semacam extended services and facilities for moeslim travelers.

Sementara itu, Menpar Arief Yahya sebelumnya mengajak semua pihak melestarikan potensi-potensi wisata Indonesia, termasuk wisata budaya. "Tradisi lokal, budaya setempat itu memiliki kearifan yang tinggi. Maka saya selalu mengatakan, pariwisata itu semakin dilestarikan, maka semakin mensejahterakan,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Kementerian Pariwisata memiliki sejumlah tim percepatan untuk mengembangkan wisata di Indonesia. Meliputi tim percepatan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism development), tim eco tourism yang selalu memikirkan responsible tourism. Ada juga tim percepatan pengembangan pariwisata pedesaan dan perkotaan yang fokus mengembangkan setiap daerah.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini