nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dugaan Penyebab Munculnya Nama Adian Napitupulu Jadi Calon Menteri Milenial

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 06:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 12 337 2077869 dugaan-penyebab-munculnya-nama-adian-napitupulu-jadi-calon-menteri-milenial-BcIuaP2DCh.jpg Adian Napitupulu (Foto: Ist)

JAKARTA - Rencana melibatkan anak-anak muda di dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin memang sudah santer terdengar. Beberapa nama anak-anak muda pun mulai menyeruak untuk mengisi jabatan menteri.

Salah satunya adalah Adian Napitupulu yang beberapa waktu belakangan ini turut masuk ke dalam bursa menteri dari kaum muda. Sebagai sesama politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari menyambut baik kabar tersebut.

Eva Kusuma pun menilai kalau Adian Napitupulu merupakan sosok yang memiliki jiwa pekerja keras. Sehingga, cocok dengan karakter pemerintahan Jokowi yang militansi dalam bekerja.

"Pak Jokowi sendiri sudah ngomong, cocok chemistry-nya, nyambung, militansinya oke. Tapi kan paling nanti dipanggil juga bahwa untuk targetnya ini. Tapi kalau model Adian sih semua penugasan akan diambil, maksimum speed lah kalau dia," ujar Eva kepada Okezone, Kamis (11/7/2019).

Adian

Baca Juga: Kabinet Baru Jokowi Diprediksi Bakal Gemuk, 6 Menteri Lama Dipertahankan

Selain itu, yang terpenting bagi Eva Kusuma di dalam diri Adian mengerti mengenai tata negara. Hal tersebut dikarenakan Adian yang sudah mempunyai pengalaman sebelumnya menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

"Banyak orang pinter, tetapi kemudian enggak ngerti tata negara. Jadi kelebihan dari Adian itu karena dia sudah pengalaman di DPR. Jadi ngerti tentang hukum," ungkapnya.

"Jadi mudah, berpengalaman dan tahu bagaimana menghadapi birokrasi. Gitu. Jadi ada plusnya lah Adian dibandingkan orang yang muda, expert tapi enggak ngerti mengurus negara," tutup Eva.

Selain Adian Napitupulu, nama-nama yang sebelumnya pun sudah santer terdengar untuk mengisi jabatan menteri milenial adalah Grace Natalie, Nadim Makarim, Yenny Wahid hingga Angela Tanoesoedibjo.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini