nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ujian Mandiri, 13.073 Peserta Tes di Universitas Brawijaya

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 15 Juli 2019 13:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 15 65 2079042 ujian-mandiri-13-073-peserta-tes-di-universitas-brawijaya-6xG0yak22O.jpg Foto: Peserta Ikuti Jalur Mandiri UB (Avi/Okezone)

KOTA MALANG - Sebanyak 13.073 peserta mengikuti seleksi jalur mandiri Universitas Brawijaya (UB) pada hari ini. Jumlah peserta seleksi mandiri terdiri dari saintek sebanyak 7.371 orang, soshum 5.416 orang dan campuran 286 orang.

 Baca Juga: Fakta Menarik SBMPTN 2019, Hasilnya Diumumkan Hari Ini

Rektor Universitas Brawijaya Prof Nuhfil Hanani menyatakan jumlah peserta seleksi Mandiri ini akan memperebutkan sebanyak 3.395 kuota yang terbagi dalam 75 prodi, termasuk lima di antaranya program studi (Prodi) PSDKU UB Kediri.

"Untuk saintek peminat terbanyak pada prodi pendidikan dokter, sedangkan soshum pada prodi ilmu hukum, dengan kuota 30% dari beberapa jalur seleksi masuk UB," ujar Nuhfil Hanani di Malang, Senin (15/7/2019).

 Baca Juga: Ujian Mandiri, 45.356 Peserta Berebut Jadi Mahasiswa UGM

Nufhil menyebutkan bila seleksi mandiri tahun ini, pihak UB menyiapkan 669 ruang, 1.338 orang pengawas dan 33 penanggung jawab ruang.

"Jadi untuk 10 peserta tes mandiri kita siapkan 1 orang pengawas yang mengawasi. Ini juga meminimalisir kecurangan, yang kami pastikan sulit dilakukan. Bila memang ada yang menawarkan adanya jalur belakang, itu tidak benar hoax. Karena kami pastikan tidak ada jalur belakang," tegasnya.

Seleksi jalur mandiri tahun ini berbeda dengan tahun lalu, di mana perbedaannya yakni siswa bisa mendaftar jalur mandiri dengan syarat pernah tes SBMPTN dan tidak ada tes tulis.

"Kalau tahun ini kita ada tes tulisnya. Bagi peserta UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) tidak bisa ikut tes mandiri," bebernya.

Sementara itu, salah satu peserta seleksi mandiri Arina Octaviana menyatakan sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti tes sejak mandiri ini.

"Persiapannya belajar dan berdoa saja. Ini sebelum tes sambil membaca-baca lagi. Kalau kesulitannya mungkin harus belajar lebih ekstra karena saya dulu SMA kan dari IPA, terus ngambil jurusan sosial di UB," jelas perempuan asal Mojokerto ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini