nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sudah Dipenjara Seumur Hidup, Pelaku Tabrak Lari Diberi Hukuman Tambahan 419 Tahun Penjara

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 21:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 16 18 2079712 sudah-dipenjara-seumur-hidup-pelaku-tabrak-lari-diberi-hukuman-tambahan-419-tahun-penjara-99cpSOWz2w.jpg James Alex Fields Jr pelaku tabrak pedemo anti-rasis di Amerika. Foto/AP

CHARLOTTESVILLE – Seorang pelaku kasus tabrak lari diberi hukuman tambahan 419 tahun penjara meski sudah didakwa penjara seumur hidup.

James Fields (22) dijatuhi hukuman sangat lama pada Senin (15/7) di Charlottesville, Virginia, Amerika Serikat (AS) karena menabrak kerumunan pedemo anti-rasisme yang menewaskan Heather Heyer (32) pada Agustus 2017.

Mengutip Metro, Selasa (16/7/2019) seorang hakim mengatakan Fields melakukan perbuatannya karena didorong kebencian dan rasisme saat membawa mobilnya menembus kerumunan pedemo, yang melukai belasan orang.

Foto/Reuters

Fields, yang sebelumnya mengaku bersalah meminta maaf selama persidangan untuk kepada ibunya.

"Saya ingin meminta maaf. Saya minta maaf kepada ibu saya karena perbuatan ini. Setiap hari saya memikirkan tindakan saya Maafkan saya,” katanya.

Baca Juga: Trump: Rasisme Tidak Punya Tempat di Amerika Serikat

Baca Juga: Sindir Anggota Kongres agar Pulang ke Negara Asal, Donald Trump Dianggap Rasis

Fields tidak meminta maaf kepada ibu Heyer, Susan Bro. Dia hanya mengatakan, "Dia adalah orang paling tulus yang pernah saya temui," menurut WTVR.

Foto/ABC News

Jaksa penuntut mengatakan Fields memposting di media sosial pada hari sebelum kejadian yang menyatakan bahwa ras putih lebih unggul dari ras lainnya. Ia menyatakan dukungan terhadap kebijakan sosial dan rasial Adolf Hitler dan Jerman era Nazi, termasuk Holocaust.

“(Dia juga) mendukung kekerasan terhadap orang-orang Afrika-Amerika, orang-orang Yahudi dan anggota kelompok ras, etnis dan agama lain yang dia anggap non-kulit putih,” ungkap jaksa.

Fields dilaporkan juga menyimpan foto Adolf Hitler di meja samping tempat tidurnya, bergabung dengan kaum nasionalis kulit putih, neo-Nazi, dan kelompok-kelompok lain untuk menentang keputusan kota Charlottesville serta untuk merobohkan patung Konfederasi Jenderal Robert E Lee.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini