nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bus Transjakarta Bakal Ngetem di Kampus UI

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 11:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 16 65 2079485 bus-transjakarta-bakal-ngetem-di-kampus-ui-vWhRvN1483.jpg Bus TransJakarta (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Dalam rangka mendukung dan mewujudkan Universitas Indonesia menjadi kampus hijau, pihak kampus menyediakan moda transportasi alternatif. Mulai dari bus kuning yang menjadi andalan mahasiswa hingga sepeda kuning yang telah tersedia 800 unit.

Bahkan dalam waktu dekat, bus Transjakarta akan masuk ke wilayah kampus. Langkah ini sebagai upaya menunjang program pembatasan kendaraan bermotor.

“Sebelumnya bus Transjakarta hanya sampai depan Kampus UI. Tetapi, nanti akan memasuki wilayah kampus,” ucap Direktur Utama Transjakarta Agung Wicaksono seusai melakukan penandatanganan kesepakatan antara Transjakarta dan UI di Gedung Rektorat UI Depok.

Baca Juga: Mahasiswa UI Ciptakan Sabuk Pintar untuk Keselamatan Penerbangan

Agung menuturkan, pihaknya menyiapkan sebanyak 35 unit bus Transjakarta dengan dua rute tujuan UI-Lebak Bulus MRT dan UI-Manggarai yang terhubung KRL.

“Bus Transjakarta masuk lingkungan Kampus UI ini akan mulai beroperasi pada 1 Agustus,” ucapnya.

Dia mengatakan, pihaknya akan menambah tiga rute lagi, yaitu Kampung Rambutan-UI via Lenteng Agung, Kampung Rambutan-UI via Raya Bogor, dan UI-Margonda. Bus yang melayani rute-rute baru itu akan ada setiap lima menit di halte-halte yang ada di Fakultas UI. Mahasiswa tidak akan dikenai tarif jika hanya berkeliling di dalam kampus.

Baca Juga: UI Buka Pendaftaran Rektor Baru Periode 2019 - 2024

Mengenai tarif, kata Agung, untuk reguler Rp3.500 yaitu naik dari luar ke dalam atau dari dalam ke luar. Sementara yang hanya berputar di dalam kampus bakal digratiskan.

Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis mengatakan, dengan masuknya bus Transjakarta ke kampus, diharapkan dapat membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

“Ke depan jika dimungkinkan, maka tak ada lagi kendaraan pribadi masuk kampus,” katanya.

Dia menjelaskan, kerja sama dengan Transjakarta tersebut juga merupakan upaya UI untuk menjadi kampus hijau.”UI akan berupaya menjalin kerja sama di berbagai sektor, salah satunya transportasi publik, untuk menerapkan green campus ini,” tambahnya.

Kepala Kantor Humas dan KIP UI Rifelly Dewi Astuti mengatakan, moda transportasi alternatif lain yang siapkan yakni bus kuning, sepeda kuning, dan otoped. Namun, untuk dapat menggunakan sepeda kuning dan otoped dikenakan biaya.

“Untuk sivitas UI harus daftar terlebih da hulu melalui e-mail di aplikasi Gowes sehingga bisa menggunakan secara gratis di 30 menit pertama,” ungkapnya.

Untuk penambahan waktu berikutnya dikwnakan biaya Rp1.000/15 menit. Tarif tersebut juga berlaku untuk umum. Yang membedakan hanya waktu 30 menit pertama.

“Untuk pembayaran menggunakan saldo top up,” ungkapnya.

Dia mengatakan, fasilitas tersebut disediakan dalam rangka pembatasan kendaraan yang ma suk lingkungan UI. Harapannya, dengan berkurangnya jumlah kendaraan, maka emisi gas karbon pun berkurang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini