nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Raja Narkoba El Chapo Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup oleh Pengadilan AS

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 18 Juli 2019 11:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 18 18 2080447 raja-narkoba-el-chapo-dijatuhi-hukuman-penjara-seumur-hidup-oleh-pengadilan-as-WxjVW15206.jpg Joaquin "El Chapo" Guzman. (Foto: Reuters)

NEW YORK - Hakim Amerika Serikat (AS) telah menjatuhkan vonis penjara seumur hidup ditambah hukuman 30 tahun terhadap Raja Narkoba Meksiko, Joaquin “El Chapo” Guzmán. Pria berusia 62 tahun itu dinyatakan bersalah atas 10 dakwaan, termasuk perdagangan narkoba dan pencucian uang, oleh pengadilan federal di New York pada Februari.

Pada 2015 Guzmán melarikan diri dari penjara Meksiko melalui sebuah terowongan, tetapi kemudian tertangkap. Dia diekstradisi ke AS pada 2017.

Guzmán adalah mantan pimpinan kartel Sinaloa, gembong penyuplai terbesar obat terlarang ke AS.

BACA JUGA: Raja Narkoba Meksiko, El Chapo Disidangkan, IniTujuh Hal yang Perlu Diketahui

Berbicara melalui seorang penerjemah tepat sebelum hukuman dijatuhkan di ruang sidang Brooklyn pada Rabu, Guzmán mengatakan bahwa penahanannya di AS sama dengan "penyiksaan" dan mengatakan ia telah menerima persidangan yang tidak adil.

Hukuman seumur hidup adalah hukuman minimum yang dihadapi Guzmán, sementara hukuman tambahan 30 tahun adalah untuk tuduhan penggunaan senjata api secara tidak sah. Dia juga diperintahkan untuk membayar USD12,6 miliar (sekira Rp175,5 triliun) sebagai ganti rugi.

BACA JUGA: Bos Narkoba Meksiko Dua Kali Kabur dari Penjara

Jaksa mengatakan Guzmán akan menjalani hukumannya di belakang "berton-ton baja", merujuk pada sebuah penjara dengan keamanan tinggi di Colorado. Demikian diwartakan BBC, Kamis (18/7/2019).

BACA JUGA:

Pengacara Guzmán, Jeffrey Lichtman, mengumumkan rencana untuk mengajukan banding terhadap putusan tersebut.

Dia berpendapat bahwa persidangan belum dilakukan secara adil dan mengklaim bahwa juri dipengaruhi oleh liputan media.

"Itu adalah persidangan sandiwara," katanya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini