nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria di Prancis Menemukan Foto Kakinya yang Terpotong di Bungkus Rokok

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 18 Juli 2019 20:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 18 18 2080678 pria-di-prancis-menemukan-foto-kakinya-yang-terpotong-di-bungkus-rokok-N8WryeGeCP.jpg Foto: Getty Images.

METZ - Seorang pria berusia 60 tahun di timur Prancis mengatakan dirinya terkejut setelah menemukan foto kakinya yang diamputasi telah digunakan di kemasan rokok tanpa izinnya. Foto itu ditampilkan di kemasan rokok tersebut dengan pesan "merokok menyumbat arteri Anda".

Namun, pria Albania yang saat ini tinggal di Metz, Prancis itu mengatakan bahwa dia kehilangan kakinya karena serangan di Albania pada 1997. Pengacaranya menghubungi Komisi Eropa untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Putra pria itu menemukan gambar tersebut, yang menunjukkan luka bakar dan bekas luka, ketika ia membeli sebungkus rokok di Luksemburg tahun lalu. Dia membawa pulang bungkus rokok itu ke keluarganya dan ayahnya memastikan itu benar-benar foto kakinya.

Namun dia mengatakan dia tidak pernah setuju dengan foto kakinya itu digunakan. Dia percaya gambar itu diambil di rumah sakit setempat yang dia kunjungi untuk mencari tahu apakah dia bisa dilengkapi dengan kaki palsu.

"Sungguh luar biasa bahwa seseorang menemukan diri mereka tanpa persetujuan mereka pada paket rokok di seluruh Uni Eropa," kata pengacara pria itu sebagaimana dilansir BBC, Kamis (18/7/2019).

"Klien saya merasa dikhianati, terluka dalam martabatnya, dengan melihat ketidakmampuannya (ditampilkan) pada paket-paket rokok di penjual tembakau; harus diakui itu tidak terlalu menyenangkan."

Pengacara pria itu telah mengirim surat ke rumah sakit, untuk mencari tahu bagaimana foto-foto itu akhirnya digunakan.

Komisi Eropa sedang didekati karena bertanggung jawab atas distribusi gambar-gambar tersebut pada semua paket rokok di UE. Pengacara pria itu mengatakan bahwa Komisi Eropa biasanya menggunakan gambar dari database, yang diverifikasi dan diterbitkan dengan persetujuan dari orang yang fotonya ditampilkan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini