nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tabib di China Tewas Usai Minum Obat Racikan Sendiri

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 18 Juli 2019 19:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 18 18 2080697 tabib-di-china-tewas-usai-minum-obat-racikan-sendiri-0AR3TIvJxS.jpg Klinik yang memberikan obat untuk mengobati sakit pinggang ditutup usai tabibnya tewas. Foto/Daily Mail

SHAOGUAN - Seorang tabib di China tewas setelah meminum obat racikannya sendiri untuk membuktikan kepada seorang pasien bahwa obat tradisionalnya tidak berbahaya.

Mengutip Daily Mail, Kamis (18/7/2019) seorang pasien perempuan yang menderita sakit punggung kembali ke klinik di Shaoguan, Guangdong karena merasa mual setelah meminum obat bubuk yang diberikan tabib kepadanya.

Dalam upaya untuk membuktikan tidak ada masalah dengan obat itu, tabib yang diketahui bernama Cui, meminum obatnya sendiri. Namun dia mengalami gejala keracunan parah dan harus dilarikan ke rumah sakit, di mana ia dinyatakan meninggal setelah perawatan darurat.

Foto/Daily Mail

Sementara sang, Xiao, juga dirawat di rumah sakit setelah menunjukkan tanda-tanda keracunan dan kegagalan organ. Setelah beberapa mendapat perawatan, Xiao kembali sehat.

Baca juga: Bayi Berusia 1 Bulan di China Meninggal Setelah Diberi Minuman Keras oleh Kakeknya

Baca juga: Detik-Detik Tangan Bocah 2 Tahun Terjepit Eskalator

Dia mengatakan kepada wartawan bahwa dia dibujuk untuk menemui dokter di klinik ortopedi di desa itu karena dia sangat kesakitan.

"Tabib memberi saya pijatan, lalu mencampurkan bubuk yang tidak diketahui asalnya ke dalam air dan saya minum," katanya.

"Awalnya saya curiga, tetapi dia bersikeras bahwa bubuk itu adalah obat tradisional dan sangat efektif untuk mengobati sakit punggung," katanya, menambahkan tabib itu menagihnya 30 yuan (Rp60 ribu).

Setengah jam kemudian, dia penglihatannya kabur dan mual, dan lengan serta kakinya terasa lemah. Suaminya yang ketakutan segera membawanya kembali ke klinik untuk menemui tabib.

Tabib bersikeras bahwa tidak ada yang salah dengan obat bubuk tersebut.

Dia kemudian mengambil sesendok obatnya lalu meminumnya. Namun, ia mulai mengalami gejala parah dan harus dilarikan ke rumah sakit, kemudian meninggal.

Dr He Min dari departemen rumah sakit Nephrology mengatakan bahwa bubuk yang berasal dari tanaman itu mengandung rumput patah hati, spesies tanaman sangat beracun yang berasal dari Asia Tenggara dan China.

Dia mengatakan bahwa tabib yang beroperasi di desa-desa, telah menggunakan tanaman dalam dosis yang sangat kecil untuk pengobatan, tetapi tidak dianjurkan.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini