Share

Warga Malang Temukan Mortir Aktif Diduga Bekas Agresi Militer Belanda I

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 21 Juli 2019 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 21 519 2081676 warga-malang-temukan-mortir-aktif-diduga-bekas-agresi-militer-belanda-i-CSdKOlIAYJ.jpg (Foto: Avirista/Okezone)

KOTA MALANG - Warga Kelurahan Mergosono dikejutkan dengan penemuan mortir aktif yang diduga peninggalan dari Agresi Militer Belanda I tahun 1947.

Dari informasi yang dihimpun, motir tersebut ditemukan di rumah milik Siti Sundari, di Jalan Kolonel Sugiono, Gang 5, RT 03/RW 01, Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, saat tengah melalukan penggalian untuk membuat pondasi tandon air.

"Saat menggali untuk pondasi tandon air di kedalaman 20-30 cm, pekerja menemukan sebuah besi. Saat digali terus ternyata ada sebuah mortir di dalamnya. Ditemukan kemarin Sabtu sore pukul 17.00 WIB,” kata Kapolsek Kedungkandang Kompol Suko Wahyudi, Minggu (21/7/2019).

Pihaknya mendapat laporan dari warga setempat yang kemudian diteruskan pada Tim Jihandak dari Detasemen Pelopor Brimob Ampeldento.

"Jam 8 malam kemarin Tim Jihandak dari Detasemen Pelopor Brimob Ampeldento berhasil mengevakuasi bom martil dan rencana akan diperiksa di Pindad Turen, dugaannya masih aktif," kata Wahyudi.

Foto: Avirista/Okezone

Sementara itu, pemilik rumah, Siti Sundari mengatakan, mortir tersebut merupakan peninggalan Agresi Militer Belanda I tahun 1947, sebagaimana cerita para sesepuh terdahulu.

"Cerita dari mbah-mbah dari Ibu Sundari, dulu sekitar tahun 1947 saat agresi militer pernah satu mortir meledak dan yang satu belum meledak hingga ditemukan saat ini," ujarnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini