nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bripka WB Penganiaya Pelayan Kafe yang Tolak Berhubungan Seks Disanksi Disiplin

Herman Amiruddin, Jurnalis · Minggu 21 Juli 2019 02:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 21 609 2081559 bripka-wb-penganiaya-pelayan-kafe-yang-tolak-berhubungan-seks-disanksi-disiplin-9b7emTtUJL.jpg ilustrasi (Shutterstock)

MAKASSAR - Oknum polisi berinisial Bripka WB yang bertugas di Polres Takalar diberi sanksi disiplin karena menganiaya seorang perempuan pelayan kafe berinisial ID (23) di Karamaka, Desa Bantimanurung, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Penganiayaan itu diduga karena korban menolak ajakan berhubungan seks dengan pelaku.

Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah mengatakan Bribka WB sudah dalam proses hukum.

"Oknum polisi penganiaya seorang wanita itu dalam proses hukum. Dan kami beri sanksi disiplin berdasarkan aturan yang berlaku," kata Gany, Sabtu (21/7/2019).Ilustrasi

Sementara Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Dicky Sondani mengatakan Bripka WB sudah diamankan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian (Propam).

"Yang bersangkutan sudah diamankan. Sekarang masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak Bidang Propam Polda Sulsel," ujar Dicky.

Baca juga: Pelayan Kafe Dianiaya Polisi Diduga karena Menolak Berhubungan Seks

Sebagaimana diketahui, penganiayaan itu bermula saat Bripka WB datang ke sebuah kafe di Karamaka, Desa Bantimanurung.

Saat di kafe itu, WB melihat pelayan kafe berinisial ID. Ia lalu memanggil perempuan itu untuk menemaninya minum. WB diduga meminta ID melayaninya berhubungan badan. Namun korban menolak.

WB pun langsung naik pitam, menganiaya ID. Akibat kejadian itu ID menderita memar pada wajah dan mengalami pembengkakan pada mata, luka pada bibir dan hidung mengeluarkan darah.

Korban selanjutnya melaporkan peristiwa itu ke Mapolres Takalar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini