nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cari Remaja yang Hilang Tiga Dekade Lalu, Vatikan Gali Ribuan Tulang dari Makamnya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 22 Juli 2019 10:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 22 18 2081893 cari-remaja-yang-hilang-tiga-dekade-lalu-vatikan-gali-ribuan-tulang-dari-makamnya-DmfG8torT9.jpg Foto: Reuters.

VATIKAN - Ribuan tulang belulang telah digali oleh tim forensik dari dua makam di dalam Vatikan sebagai bagian dari pencarian jasad seorang remaja Italia yang hilang 36 tahun lalu. Emanuela Orlandi hilang setelah meninggalkan kelas musik di Vatikan pada 22 Juni 1983 di usia 15 tahun.

Pekerja forensik mengangkat ribuan tulang belulang dari kamar penguburan yang diyakini milik puluhan orang pada Sabtu. Vatikan tidak berspekulasi tentang siapa tulang-tulang itu berasal, tetapi seorang wakil untuk keluarga Emanuela Orlandi hadir ketika pengangkatan tulang-tulang itu berlangsung.

BACA JUGA: Pekerja Temukan Kerangka Manusia di Kedutaan Vatikan di Roma

Tulang-tulang itu sekarang akan menjalani tes DNA untuk menetapkan identitas mereka. Perwakilan Vatikan mengatakan bahwa tidak mungkin untuk memprediksi berapa lama analisis akan berlangsung.

Namun, seperti yang diperingatkan saudara laki-laki Emanuela Orlandi, jika ada "tulang belulang baru" di antara temuan tersebut, "itu akan menjadi masalah bagi Vatikan". Demikian diwartakan RT, Senin (22/7/2019).

Pencarian Emanuela Orlandi, seorang putri dari pegawai Vatikan, yang hilang 36 tahun yang lalu dipenuhi dengan berbagai keanehan dan kejutan. Insiden terbaru terjadi pada 11 Juli ketika sebuah informasi rahasia mengenai Orlandi memicu pencarian makam di mana dua putri abad ke-19 diyakini dimakamkan.

BACA JUGA: Cari Remaja yang Hilang 36 Tahun Lalu, Vatikan Gali Dua Makam Kosong

Namun, kedua makam itu ditemukan benar-benar kosong, tanpa tulang dari Orlandi maupun kedua putri, yang meninggal pada pertengahan 1800-an.

Pekan lalu, para pejabat Vatikan mengumumkan bahwa catatan menunjukkan pekerjaan konstruksi dilakukan di pemakaman pada akhir abad ke-19 dan sekali lagi sekitar 60 tahun yang lalu, mungkin telah menyebabkan tulang para putri dipindahkan ke osuarium yang terletak di bawah pintu jebakan Teutonic College Kepausan, yang mengapit kuburan tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini