nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa IPB University Sabet 3 Kemenangan di Ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional 2019

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 26 Juli 2019 07:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 26 65 2083731 mahasiswa-ipb-university-sabet-3-kemenangan-di-ajang-pemilihan-mahasiswa-berprestasi-nasional-2019-J5RgD6wDmo.jpg Mahasiswa IPB University (Dok IPB)

BOGOR -Mahasiswa IPB University berhasil meraih juara pertama dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional 2019. Tak tanggung-tanggung, ada 3 kategori yang dimenangkan IPB University tersebut.

Safhira Alfarizi, Mahasiswi Sekolah Vokasi IPB University berhasil meraih Juara Pertama dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional 2019 Kategori Program Diploma dan Mahtuf Ihsan, Mahasiswa Fakultas Kehutanan, IPB University memboyong Juara ke-2 untuk kategori Program Sarjana. Selain itu, Safhira juga terpilih sebagai The Most Inspiring Student dalam ajang kompetisi nasional paling bergengsi bagi mahasiswa Indonesia ini.

 Baca juga: Prof Tridoyo Kusumastanto Terpilih Menjadi Ketua MWA IPB University Periode 2019-2024

Pengumuman pemenang disampaikan oleh dewan juri dalam acara puncak Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional 2019 di Swissbell Hotel, Bogor, (25/7/2019) malam.

 Mahasiswa IPB University (Dok IPB)

Untuk Juara pertama kategori Program Sarjana berhasil dimenangkan oleh mahasiswa Universitas Indonesia dan juara ke-3 berhasil dimenangkan oleh mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh November.

 Baca juga: IPB Bebaskan BPIF Bagi Mahasiswa Tidak Mampu

Sementara itu untuk Juara ke-2 Kategori Program Diploma dimenangkan oleh mahasiswa Politeknik Elektronik Negeri Surabaya. Juara ke-3 dimenangkan oleh mahasiswa Universitas Brawijaya.

Rektor IPB University, Dr. Arif Satria menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kemenangan dua mahasiswa IPB University tersebut. Ucapan selamat juga Rektor sampaikan kepada para pemenang dari perguruan tinggi lainnya. Melalui pantun yang indah, Rektor IPB Univetsity berpesan kepada mahasiswa yang terpilih menjadi yang terbaik untuk tetap rendah hati. Rektor juga berpesan kepada mahasiswa berprestasi untuk terus membuat sejarah-sejarah baru karena keterbelakangan dan kebodohan bukan semata karena buta huruf, namun lebih karena ketidakmauan untuk terlibat dalam proses sejarah.

Baca juga: Terobosan Temuan IPB, 'Bersihkan' Kerang dari Pencemaran Mikroplastik di Laut

"Buatlah sejarah-sejarah baru, buatlah footprint- footprint baru dengan memiliki kreativitas dan leadership. Leadership bukan soal posisi, akan tetapi leadership is about influence. Sejarah baru harus dilalui untuk memberikan added value dan multiplier effect bagi kemajuan bangsa. Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional ini merupakan ajang untuk membangun semangat anak-anak bangsa untuk memberikan yang terbaik bagi bangsanya, " tutur Rektor.

Direktur Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Dr. Didin Wahidin, menyampaikan bahwa tahun ini prestasi mahasiswa mengalami kenaikan. "Ini mencerminkan naiknya kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan prestasi semakin meningkat, selayaknya disyukuri dengan hati ucapan dan wujudkan dengan kerja nyata, juga untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan umat. Prestasi putra-putri terbaik sebaiknya menjadi sumbangan besar untuk menjadikan bangsa ini sejajar dengan bangsa lain, " ungkap Dr. Didin.

Koordinator Juri kategori program Diploma , Dr. Ilah Sailah menyampaikan, secara umum dalam karya ilmiah, tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya. "Demo produk mahasiswa juga jauh lebih serius. Demo produknya bukan hanya kecil-kecilan skala laboratorium, namun ada yang sudah diimplementasikan dan semua ada kaitannya dengan revolusi industri 4.0, " jelas Dr. Ilah.

Demikian juga dalam hal penguasan bahasa inggris, juri mengatakan performance finalis jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal serupa disampaikan Koordinator Dewan Juri untuk Kategori Sarjana, Prof Sukoharjono.

"Tahun ini secara umum dalam karya ilmiah jauh lebih baik. Yang berbeda adalah dalam menyampaikan karya ilmiah di mana tahun ini penyampaiannya dalam bentuk poster, hal ini untuk lebih memperjelas gagasan kreatif. Kemampuan bahasa inggris jauh lebih dari tahun-tahun sebelumnya. Selain itu temuan-temuan baru pun meningkat. Bahkan intensif dalam kegiatan sosial, " kata Prof. Sukoharjono.

Juri berharap ke depan pendampingan di perguruan tinggi untuk para mahasiswanya agar lebih baik ke depannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini