nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wabup Kudus Minta Petunjuk Ganjar Setelah KPK Tetapkan Tamzil Jadi Tersangka

Minggu 28 Juli 2019 08:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 28 512 2084547 wabup-kudus-minta-petunjuk-ganjar-setelah-kpk-tetapkan-tamzil-jadi-tersangka-4eWxzVE8nw.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (foto: Okezone)

KUDUS - Wakil Bupati Kudus Muhammad Hartopo meminta petunjuk dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait kekosongan jabatan bupati menyusul penetapan Bupati Kudus Muhammad Tamzil sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami akan meminta petunjuk terkait langkah berikutnya, mengingat pembangunan harus tetap dilanjutkan dengan penyusunan APBD Perubahan 2019 maupun APBD 2020," kata Wakil Bupati Kudus Muhammad Hartopo di Kudus, seperti dilansir Antaranews.

Baca Juga: Ulangi Perbuatan Korupsi, Bupati Kudus Terancam Hukuman Mati 

Menurutnya, jika pembahasan APBD Perubahan 2019 menunggu anggota dewan yang baru, tentunya terlalu lama. Bahkan, bisa mendekati akhir tahun anggaran 2019.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil Foto: Instagram	 

Dia merasa kasus ini memang sedikit mengganggu jalannya roda pemerintahan di Kudus, terutama ada empat organisasi perangkat daerah (OPD) yang sebelumnya pejabatnya ikut diperiksa KPK.

Hartopo mengaku, belum mengambil langkah apapun karena sebelumnya memang masih berharap Bupati Kudus M. Tamzil hanya menjadi saksi sehingga program-program berikutnya bisa dilanjutkan.

Hingga kini, kata dia, dari sembilan program unggulan sudah terealisasi delapan program, sedangkan satu program yang belum terlaksana masih menunggu APBD Perubahan 2019.

Program tersebut, yakni memberikan honor Rp1 juta untuk mualaf, marbut dan juru azan. "Jika Bupati Kudus M Tamzil benar-benar tidak bisa dan saya mendapatkan amanah melanjutkan tentunya akan berupaya lebih tertib," sambungnya.

Sementara program yang sudah menjadi komitmen bersama Tamzil, katanya, akan dilanjutkan. Program bantuan untuk guru swasta sebesar Rp1 juta per bulan, katanya, tetap akan dilanjutkan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, demikian halnya pelayanan masyarakat juga tetap berjalan.

Baca Juga: Jadi Tersangka, Bupati Kudus Ditahan KPK 

Terkait bantuan hukum terhadap M. Tamzil, katanya, pihaknya perlu koordinasi terdahulu karena hingga sekarang belum berani mengambil langkah.

Hingga kini, rumah dinas Bupati Kudus, ruang kerja staf khusus bupati, ruang kerja Sekda Kudus dan kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPP) Kudus masih disegel KPK.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini