Pasca-Insiden Penyerangan Fans PSM, Polisi Jaga Ketat Hotel Pemain Persija di Makassar

Herman Amiruddin, Okezone · Minggu 28 Juli 2019 07:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 28 609 2084542 pasca-insiden-penyerangan-fans-psm-polisi-jaga-hotel-pemain-persija-di-makassar-QxYibT8W2Q.jpg Ilustrasi Pengamanan Polisi (foto: Okezone)

MAKASSAR - Pasca terjadinya insiden penyerangan terhadap bus yang ditumpangi pemain Persija Jakarta, kepolisian memperketat pengamanan untuk keselamatan para pemain berjuluk Macan Kemayoran selama di Makassar. Penjagaan meliputi, hotel tempat para pemain menginap yang terletak di Kecamatan Ujung Pandang, Makassar.

"Ada dari polsek dan gabungan Sabhara Polrestabes. Kalau dari Polrestabes dan polsek ada 75 personil," ujar Kapolsek Ujung Pandang Kompol Wahyu Basuki, Minggu (28/7/2019).

Baca Juga: Diserang Fans PSM, Persija Minta Laga Dipindah ke Tempat Netral 

Penjagaan ini, kata Wahyu akan berlangsung hingga Tim Persija meninggalkan Makassar. "Sampai hari Senin dijaga (Persija), itu sampai mereka keluar dari hotel," tutur Wahyu.

Sebelumnya, serangan yang dilakukan oknum fans PSM Makassar, terhadap pemain Persija Jakarta disayangkan bisa terjadi jelang putaran kedua piala Indonesia di Makassar.

Tim macan kemayoran mendapat serangan setelah melakukan uji coba lapangan di Stadion Andi Mattalata Kota Makassar, Sabtu (28/7/2019).

Kelompok suporter PSM Makassar sangat menyangkan insiden adanya oknum yang melakukan pelemparan terhadap bus yang ditumpangi tim Persija Jakarta, saat di Stadion Andi Mattlatta.

Presiden Red Gank, Sul Daeng Kulle, aksi pelemparan itu disebut di luar dugaan, karena pada saat itu para kelompok suporter tidak tengah berada di lokasi.

Baca Juga: Polisi Perketat Pengamanan Jelang PSM vs Persija di Final Piala Indonesia 

"Kami di sini bersama The Jak Mania dan aman-aman saja. Situasi ini memang kami tidak bisa duga," kata Sul Daeng Kulle, kepada wartawan.

Sul berharap, kepada sesama suporter PSM tidak melakukan hal-hal yang merugikan nama baik Tim PSM Makassar. "Sayang sekali kalau kita harus seperti itu. Saya harap teman-teman bisa meredam. Paling tidak, kita jaga nama baik Makassar," harap Sul.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini