nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Luka Rangkaian Bom Bangkok Bertambah Menjadi 4 Orang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 02 Agustus 2019 17:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 02 18 2086965 korban-luka-rangkaian-bom-bangkok-bertambah-menjadi-4-orang-ZQmV4mf5g2.jpg Foto: Reuters.

BANGKOK – Jumlah korban luka-luka akibat rangkaian ledakan bom yang terjadi di Ibu Kota Thailand, Bangkok pada Jumat, 2 Agustus dilaporkan telah bertambah menjadi sedikitnya empat orang. Ledakan itu terjadi di saat Bangkok tengah menjadi tuan rumah pertemuan menteri negara-negara ASEAN dan mitranya.

Ledakan kecil pertama terdengar selama jam sibuk, tepat sebelum jam 9 pagi waktu setempat, di dua lokasi di pusat Kota Bangkok. Ledakan selanjutnya menghantam kompleks pemerintah di utara kota di mana beberapa gedung kementerian berada.

BACA JUGA: Enam Ledakan Bom Guncang Bangkok di Tengah Penyelenggaraan Pertemuan Menteri ASEAN

Pusat Medis Erawan mengatakan bahwa empat orang terluka akibat rangkaian ledakan tersebut. Tiga dari keempat korban adalah petugas kebersihan yang membersihkan jalan saat apa yang disebut oleh polisi sebagai “bom ping-pong”, meledak. Foto-foto di media lokal memperlihatkan mereka tampak kebingungan dan menerima perawatan.

Korban lainnya berada di dekat gedung King Power Mahanakhon, salah satu gedung yang tertinggi di Bangkok. Kolonel Polisi Kamtorn Uicharoen mengatakan kepada Reuters total enam bom meledak, sementara satu bom ditemukan sebelum meledak.

BACA JUGA: Rangkaian Ledakan Guncang Bangkok, KBRI Imbau WNI Waspada

Dalam sebuah pesan kepada publik, Perdana Menteri Prayuth Chan-Ocha mengatakan bahwa "Sekelompok orang yang bermaksud buruk baru-baru ini menghasut kekerasan sementara pemerintah mendorong negara itu maju".

Dia tidak mengidentifikasi kelompok itu, tetapi mendesak warga Thailand untuk bekerja sama dengan pasukan keamanan. Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab atas ledakan bom tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini