nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa Polandia Ketagihan Makan Sambal dan Rawon di Unej

Rani Hardjanti, Jurnalis · Jum'at 02 Agustus 2019 14:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 02 65 2086880 mahasiswa-polandia-ketagihan-makan-sambal-dan-rawon-di-unej-JKnhG8UZE3.jpeg Foto: Mahasiswa Polandia Ketagihan Makan Rawon (Dok Unej)

JAKARTA - Pelaksanaan kemah budaya internasional Universitas Jember (Unej) diikuti oleh peserta mahasiswa dari 11 negara. Para mahasiswa asing tersebut merasakan suasana yang berbeda di Indonesia.

Claudia misalnya, mahasiswa asal Polandia ini mengaku merasakan sesuatu pengalaman yang begitu istimewa selama mengikuti beragam kegiatan tersebut. Claudia mengaku ketagihan dengan ragam kuliner yang ada di Indonesia khususnya yang ada di sekitar Universitas Jember.

“Saya sangat menikmati seluruh rangkaian acara dalam UJICC. Karena ini adalah sesuatu yang baru. Saya banyak dikenalkan dengan budaya Indonesia. Mulai dari Reog Ponorogo, diajari bermain gamelan, belajar membatik dan berbagai kegiatan yang mengandung nilai buadaya lainnya yang dikemas dengan menari,” ujar Claudia di tengah-tengah mengikuti kegiatan UJICC, seperti dikutip dari laman Unej, Jumat (2/8/2019).

 Baca Juga: Makan Rawon Enak di Jakarta, Ini 5 Rekomendasinya untuk Makan Siang

Menurut Claudia, ketertarikannya tidak hanya pada budaya yang diperkenalkan. Namun Claudia juga mengaku kepincut dengan ragam kuliner yang disuguhkan padanya. Mulai dari rawon, tumpeng, apem dan beragam jajanan tradisional lainnya.

“Saya suka sambal Indonesia karena pedasnya begitu nikmat. Berbeda dengan sambal di Malaysia, sambal di Indonesia juga bermacam-macam tapi semuanya begitu pedas. Kalau sambal di negara saya tidak pedas, mungkin lebih mirip saos tomat yang disirami minyak zaitun,” lanjut Claudia.

 Baca Juga: Malam yang Dingin Enaknya Lahap Rawon Tulangan Iga & Gigit Tahu Jeletot

Selain sambal Claudia juga mengaku suka dengan prol tape. Rasa legit jajanan yang dibuat dari tape ini menurutnya ada kemiripan dengan kue tradisional yang ada di negaranya.

“Tetapi di negara saya saya dibuat dengan menggunakan bahan ragi. Untuk rasanya begitu mirip dan saya suka prol tape. Nasi tumpeng saya juga suka karena bentuknya unik, kalo rawon saya suka kuah hitamnya,” lanjut Claudia.

Setelah UJICC usai Claudia ingin melanjutkan perjalanannya ke Pulau Bali. Di sana di ingin melihat secara langsung bagaimana upacara adat keagamaan dilaksanakan.

“Lain waktu saya ingin berkunjung ke Sumatera dan Kalimantan. Saya ingin menikmati indahnya pemandangan alam dan kekayaan alam yang ada di sana,” pungkas Claudia.

Sekadar diketahui, acara bertajuk Universitas Jember International Cultural Camp (UJICC) tahun 2019 itu digelar oleh Pusat Layanan Internasional Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jember

Acara yang digelar sejak tanggal 16 Juli 2019 hingga tanggal 31 Juli 2019 ini rupanya menimbulkan kesan tersendiri bagi para peserta

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini