nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rektor UT: Dosen Asing Bisa Meningkatkan Kualitas Kampus di Indonesia

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 07 Agustus 2019 15:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 07 65 2088920 rektor-ut-dosen-asing-bisa-meningkatkan-kualitas-kampus-di-indonesia-BQIgTHcgY4.jpg Ilustrasi Mahasiswa Kuliah di Kampus (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan regulasi untuk mendatangkan rektor dan dosen asing di perguruan tinggi Indonesia. Hal itu sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Terkait hal itu, Rektor Universitas Terbuka (UT) Ojat Darojat mendukung adanya dosen asing yang akan disiapkan oleh pemerintah. Karena wacana ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pada perguruan tinggi (PT).

Baca Juga: Wacana Dosen Asing Jadi Mimpi Wujudkan "Harvard University" di Indonesia

"Adanya dosen asing ini suatu hal yang positif. Selain bisa menaikkan rangking perguruan tinggi itu. Bisa juga meningkatkan kualitas kampus tersebut," ujar dia kepada Okezone, Rabu (7/8/2019).

Dia menuturkan, adanya dosen asing bisa mensejajarkan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia dengan di negara-negara maju lainnya. Dan juga nantinya bersinergi antara dosen asing dan dosen lainnya.

Baca Juga: Wacana Dosen Asing, Menko Puan: Semangatnya Universitas Bisa Lebih Baik

"Kalau persaingan mungkin tak ada. Yang ada nantinya bisa bersinergi dan harmonis antara dosen asing dan dosen kita," ungkap dia.

Sebelumnya, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menjelaskan ada beberapa regulasi yang akan kami perbaiki, Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti). Terutama yang terkait dengan tata cara pemilihan rektor di PTN-BH (Perguruan Tinggi Negeri berstatus Badan Hukum) untuk mendatangkan rektor dari luar negeri.

"Karena mengundang rektor asing ini belum akan diterapkan secara masif. Untuk uji coba rencananya hanya diterapkan di dua hingga lima PTN-BH terlebih dahulu. Sedangkan terkait pendanaan untuk membayar gaji untuk didanai oleh pemerintah,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini