nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Presiden Kirgistan Dituntut dengan Tuduhan Pembunuhan dan Picu Kerusuhan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 13 Agustus 2019 15:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 13 18 2091352 mantan-presiden-kirgistan-dituntut-dengan-tuduhan-pembunuhan-dan-picu-kerusuhan-T4lnOtFn7H.jpg Almazbek Atambayev. (Foto: Reuters)

BISHKEK – Mantan Presiden Kirgistan Almazbek Atambayev dituntut dengan tuduhan pembunuhan dan menyebabkan kegelisahan massal oleh jaksa menyusul bentrokan berdarah dengan pasukan keamanan yang akan menangkapnya pekan lalu.

Atambayev, 62 tahun, menyerah kepada polisi pada Kamis ketika mereka menggerebek rumahnya dan membawanya untuk diinterogasi atas kasus korupsi. Sehari sebelumnya, pendukung Atambayev memukul mundur penggerebekan serupa dan mengakibatkan seorang petugas keamanan tewas.

Laporan Interfax yang dilansir Reuters, Selasa (13/8/2019) menyebutkan bahwa Atambayev dituduh, di antara tuduhan-tuduhan lain, mengorganisir kerusuhan massa dan membunuh petugas keamanan yang tertembak mati selama penggerebekan yang gagal.

BACA JUGA: Pasukan Khusus Serbu Rumah Eks Presiden Kirgistan, Seorang Petugas Tewas

Interfax juga mengatakan bahwa Atambayev telah dituduh merencanakan kudeta, meskipun tuduhan khusus itu tidak muncul di antara lima dakwaan yang dicantumkan dalam laporan kantor berita Rusia itu. Tuduhan penyanderaan termasuk salah satu yang disebutkan jaksa.

Konflik antara Atambayev dengan penerusnya, Sooronbai Jeenbekov yang semakin memanas, berpotensi menjerumuskan Kirgistan ke dalam krisis politik yang parah.

Atambayev, menjabat sebagai presiden Negara Asia Tengah itu antara 2011 dan 2017. Dia mendukung Jeenbekov yang merupakan sekutunya saat itu untuk maju sebagai presiden, dengan harapan mempertahankan pengaruh politiknya di Kirgistan.

Namun, Jeenbekov justru membersihkan loyalis Atambayev dari kabinetnya pada tahun lalu, mendorong pertikaian antara kedua tokoh tersebut. Pada Juli, Jeenbekov juga mendapatkan dukungan dari Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kirgistan telah menjadi sekutu dekat Moskow dan menjadi tuan rumah pangkalan udara militer Rusia.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini