nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peringati Hari Gajah Sedunia, Singapura Larang Total Perdagangan Gading Mulai 2021

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 13 Agustus 2019 19:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 13 18 2091513 peringati-hari-gajah-sedunia-singapura-larang-total-perdagangan-gading-mulai-2021-wyRtBvUUbT.jpg Gading gajah yang disitia di Singapura pada Juli 2019. (Foto: AFP)

SINGAPURA – Singapura pada Senin menyatakan akan memberlakukan larangan terhadap penjualan gading gajah dan produk-produk gading di dalam negeri mulai 2021, seiring dengan kampanye melawan perdagangan ilegal margasatwa.

Pengumuman yang dirilis pada Hari Gajah Sedunia itu mengikuti konsultasi selama dua tahun dengan kelompok-kelompok non-pemerintah, pengecer gading dan masyarakat.

Bulan lalu, pihak berwenang di Negeri Singa melakukan penyitaan penyelundupan gading terbesar mereka. Hampir sembilan ton gading selundupan dari sekitar 300 gajah Afrika yang diperkirakan bernilai USD12,9 juta disita dalam operasi itu.

BACA JUGA: Jual Perhiasan dari Gading, Toko Online Bikin Gempar Singapura

Kargo ilegal itu ditemukan dalam sebuah peti kemas dari Republik Demokratik Kongo yang dikirim ke Vietnam melalui Singapura. Di dalamnya termasuk juga tumpukan besar sisik trenggiling. Demikian diwartakan AFP, Selasa (13/8/2019).

Singapura telah melarang perdagangan internasional dalam segala bentuk produk gading gajah sejak tahun 1990.

Barang-barang tersebut dapat dijual di dalam negeri jika pedagang dapat membuktikan bahwa barang-barang tersebut diimpor sebelum tahun itu atau diperoleh sebelum dimasukkannya spesies gajah yang relevan dalam konvensi internasional yang melindungi spesies yang terancam punah.

Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada Senin, Dewan Taman Nasional Singapura mengatakan pelanggar akan menghadapi hukuman penjara hingga satu tahun, dan denda saat vonis dijatuhkan.

Dewan itu mengatakan bahwa pedagang dapat menyumbangkan stok gading mereka ke lembaga atau menyimpannya setelah larangan berlaku.

Konsultasi publik oleh pemerintah tahun lalu menunjukkan bahwa 99 persen dari mereka yang merespons mendukung larangan total terhadap perdagangan gading gajah.

Perdagangan global gading gajah, dengan pengecualian langka, telah dilarang sejak 1989 setelah populasi hewan raksasa Afrika itu turun dari jutaan pada pertengahan abad ke-20 menjadi sekira 600.000 ekor pada akhir 1980-an.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini