nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selidiki Tewasnya Pemilik Toko Batik di Madiun, Polisi Buru Istri Korban

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 13 Agustus 2019 13:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 13 519 2091278 selidiki-tewasnya-pemilik-toko-batik-di-madiun-polisi-buru-istri-korban-kGFKKxhoBE.jpg Ilustrasi Kasus Pembunuhan (foto: Shutterstock)

MADIUN - Kepolisian masih menyelidiki kematian Darwin Susanto (35) warga Jalan Panglima Sudirman, Pandean, Caruban, Kabupaten Madiun, yang ditemukan bersimpah darah di kamar rumahnya pada Minggu malam.

Korban yang sehari - hari tinggal bersama istrinya ditemukan tewas oleh adik iparnya Susila Utama (32). Namun saat di lokasi, istri dan anak korban sudah tak ada di lokasi kejadian.

Baca Juga: Pemilik Toko Batik di Madiun Ditemukan Tewas Berlumuran Darah 

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan korban diduga menjadi korban pembunuhan lantaran banyak darah yang tercecer di sekitar jenazah, bahkan hingga di tembok rumahnya.

"Ini dugaannya demikian, di lokasi banyak darah terutama di sekitar jenazah dan tembok rumahnya," ujar Ruruh pada Selasa (13/8/2019).

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Polisi kini masih mencari keberadaan istri korban yang diketahui bersama korban terakhir kalinya, sebelum ditemukan tewas bersimpah darah.

"Saat kejadian istrinya tidak ada di rumah. Kita masih melakukan penyelidikan dan mencari istri yang bersangkutan," tuturnya.

Dirinya menambahkan tengah melakukan penyelidikan dengan melakukan penggeledahan terhadap rumah korban, yang juga digunakan untuk tempat berjualan batik oleh korban.

"Kami sudah lakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti alat apa yang menyebabkan korban meninggal dunia," lanjutnya.

Baca Juga: Murid TK di Bandung Tewas Tejepit Gerbang Sekolah Otomatis, Ini Penjelasan Polisi 

Dari penuturan tetangga korban bernama Budi, Darwin diketahui sering cerita mengenai istrinya yang kerap kali memarahi dirinya. Namun tetangganya tak mengetahui detail mengenai penyebab yang menyebabkan istrinya marah.

Sebelumnya, Darwin Susanto ditemukan tewas bersimpah darah di kamar tidur rumahnya dengan posisi teletang pada Minggu 11 Agustus 2019, sekira pukul 20.00 WIB, oleh adik iparnya Susila Utama (32).

Di tubuh korban ditemukan banyak kucuran darah, bahkan darah tersebut juga menempel di tembok kamar rumah yang sekaligus dijadikan tempat berjualan batik.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini