nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tabrak Pengantin Wanita hingga Tewas Jadi Viral, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

Herman Amiruddin, Jurnalis · Kamis 15 Agustus 2019 17:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 15 609 2092352 tabrak-pengantin-wanita-hingga-tewas-jadi-viral-pelaku-serahkan-diri-ke-polisi-nasgDVVdDW.jpg Polisi Amankan Pelaku Penabrak Pengantin (Foto: Herman/Okezone)

MAKASSAR - Pemilik mini bus yang menabrak seorang wanita di hari pernikahannya, akhirnya diamankan. Unit Laka Lantas kini mengamankan seorang pemuda S alias Piang (22), warga Pao-pao Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, yang menjadi pelaku dalam kecelakaang yang dialami korban mempelai wanita, Hasni.

Korban meninggal dunia di hari pernikahannya akibat ditabrak sebuah mobil mini bus kini menjadi topik pembahasan dimana-mana. Berita duka terkait seorang calon pengantin mempelai wanita di Kabupaten Gowa sempat viral.

"Kami kini telah mengamankan Piang yang menjadi pelaku penabrakan yang dialami oleh perempuan Hasni hingga meninggal dunia. Pelaku diamankan pasca menyerahkan diri sendiri ke Polres Gowa pagi tadi," kata Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Gowa Ipda Marwah Kamis (14/8) sore.

Dikatakan Ipda Marwah, kejadian berawal saat pelaku Piang mengemudikan mobilnya dari arah Timur ke Barat.

"Saat tiba di jalan Poros Pattallassang, pelaku yang mengemudikan mobil (Honda Mobilio) ini menabrak sebuah sepeda motor (Yamaha Mio) yang dikendarai oleh korban Hasni, sehingga mengakibatkan korban terjatuh dan terseret," jelas Ipda Marwah.

Kecelakaan

Baca Juga: Mempelai Wanita Tewas Ditabrak Minibus di Hari Pernikahannya

Adapun korban saat itu sempat dirujuk ke RS. Syekh Yusuf, namun naas, tepat hari Rabu (14/08) pukul 00.00 wita dini hari tadi korban menghembuskan nafas terakhirnya, dimana hari ini juga korban akan melangsungkan pernikahannya, di Kampung Bonto Kec. Pattallassang Gowa.

Selain itu, petugas juga menyita barang bukti berupa 1 unit mobil Honda Mobilio yang digunakan pelaku, serta 1 unit sepeda motor Yamaha Mio yang digunakan korban.

"Terhadap pelaku akan kita kenakan Pasal 310 (4) UULAJ No. 22 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Untuk itu, kami harap kepada pihak keluarga untuk dapat legowo menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada pihak Polres Gowa," ujar Marwah.

Ditempat terpisah, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, mengungkapkan rasa bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini.

"Kami segenap keluarga besar Polres Gowa mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga Almarhumah senantiasa diberi kekuatan dan ketabahan," ungkap Shinto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini