nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sempat Dilarang, Seorang Perempuan Anggota Kongres AS Boleh Masuk Israel dengan Syarat

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 20:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 16 18 2092930 dua-perempuan-anggota-kongres-as-dilarang-masuk-israel-XluBSbZa2M.jpg Rashida Tlaib dan Ilhan Omar, dua perempuan muslim anggota kongres AS. Foto/AP

YERUSALEM – Pemerintah Israel melarang dua perempuan anggota kongres dari Partai Demokrat Amerika Serikat untuk masuk ke negaranya.

Ilhan Omar dan Rashida Tlaib dijadwalkan mengunjungi Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada minggu depan.

Keduanya adalah perempuan Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS. Keduanya pendukung kuat bagi gerakan pro-Palestina, boikot, divestasi dan sanksi yang berusaha meningkatkan tekanan ekonomi atas Israel karena perlakuannya terhadap orang Palestina di Israel dan wilayah pendudukan.

"Hukum Israel melarang mereka masuk ke Israel yang menyerukan dan bekerja untuk menjatuhkan sanksi atas Israel, seperti yang dilakukan negara demokrasi lain yang melarang masuk orang yang berusaha membahayakan negeri tersebut," kata Netanyahu di Twitter mengutip BBC News, Jumat (16/8/2019).

Pernyataan Netanyahu berselang beberapa menit dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengatakan, “Israel akan memperlihatkan kelemahan besar jika mengizinkan anggota parlemen tersebut berkunjung."

Berikan Izin

Namun Israel memberikan izin Tlaib, untuk mengunjungi keluarganya di Tepi Barat yang diduduki dengan alasa kemanusiaan.

Tlaib mengajukan permohonan pribadi dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri Israel, Aryeh Deri, yang kemudian disetujui.

"Saya ingin meminta izin masuk ke Israel untuk mengunjungi kerabat saya, dan khususnya nenek saya, yang berusia 90-an dan tinggal di Beit Ur al-Fouqa," seperti dilaporkan Ynet.

“Ini bisa menjadi kesempatan terakhirku untuk melihatnya. Saya akan menghormati segala batasan dan tidak akan mempromosikan boikot terhadap Israel selama kunjungan saya,” tambahnya seperti dikutip dari The Guardian.

Tlaib, yang mewakili Michigan, adalah keturunan Palestina dan memiliki keluarga di wilayah Palestina.

(fzy)

Berita Terkait

Amerika Serikat

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini