nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

HUT Ke-74 RI, Menristekdikti Bakal Bersihkan Kampus dari Narkoba

Hambali, Jurnalis · Sabtu 17 Agustus 2019 12:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 17 65 2093182 hut-ke-74-ri-menristekdikti-bakal-bersihkan-kampus-dari-narkoba-2kRuRliayt.jpg Foto: Menristekdikti Bersihkan Kampus dari Narkoba (Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) pada hari ini.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), M Nasir, menyampaikan pesan kepada peserta upacara yang hadir dari LIPI, LAPAN, BATAN, BPPT, BAPETEN, BSN dan BIG, serta khususnya ditujukan kepada generasi muda perwakilan dari sejumlah kampus.

 Baca Juga: Peredaran Narkoba di Kampus & Sekolah Dibongkar, 5 Kg Ganja Diamankan

Satu di antara pesannya yang paling keras adalah soal pembersihan kampus dari peredaran Narkoba. Nasir menegaskan, jika kampus adalah wadah untuk memajukan pendidikan bangsa dalam menghadapi persaingan global, sehingga, tak boleh dicemari dengan hal-hal yang bertolak belakang dengan cita-cita itu.

"Kedepan kita ingin bekerjasama terus dengan Polri, walaupun saya sudah kerjasama dengan BNN. Saya akan kerjasama terus menindaklanjuti, kampus-kampus mana saja yang terpapar Narkoba akan kita bersihkan," kata Nasir, Sabtu (17/8/2019).

 Baca Juga: Ini Modus Peredaran Narkoba Jaringan Kampus di Jakarta

Dia pun meminta kepada masyarakat luas, agar ikut membantu mengawasi kampus dari para pengedar Narkoba. Bahkan jika sampai ada mahasiswa yang terlibat penggunaan Narkoba, maka jajaran rektorat akan dipanggil dan diminta memberikan tindakan tegas.

"Apabila ada mayarakat yang mengetahui adanya peredaran narkoba di kampus, saya minta tolong ditangkap, diproses dan ditindaklanjuti. Kalau ada kampus terlibat, Rektor akan saya panggil supaya mengambil tindakan kepada mahasiswanya," katanya.

 Menristekdikti

Dilanjutkan Nasir, upaya pembersihan kampus dari peredaran Narkoba akan terus digencarkan. Bahkan diterangkan dia, pihaknya pada kesempatan perayaan HUT RI hari ini menyerahkan penganugerahan kepada petugas kepolisian dari Polres Jakarta Barat (Jakbar) yang berhasil mengungkap peredaran Narkoba puluhan kilo ganja siap pakai di kampus baru-baru ini.

"Kampus yang ada ganja puluhan kilo, akan saya panggil, satu-dua minggu yang lalu laporannya ini. Kalau itu PTS (Perguruan Tinggi Swasta), bersama LLPT (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLPT)-nya atau kordinator Kopertisnya akan saya berikan sanksi. Karena kampus tidak boleh ada peredaran narkoba, apalagi puluhan kilo (ganja), ini bahaya," imbuhnya.

"Ada 11 orang yang saya berikan penghargaan. Ini sangat penting sekali, kampus adalah masa depan anak bangsa untuk menghadapi persaingan global, bukan untuk menghadapi narkoba. Tentu saya sangat berterima kasih kepada Polri," katanya.

 Menristekdikti

Sementara, Kasat Narkoba Polres Jakbar, AKBP Erick Frendriz, yang menerima penghargaan dari Kemenristekdikti, menuturkan, begitu mengapresiasi penganugerahan yang diterima 16 anggotanya. Dia menyebut masih terus melakukan penyelidikan terkait jaringan pemasok narkoba ke sejumlah kampus di Jakarta.

"Penghargaan ini terkait dengan kasus yang pernah kami ungkap, terkait peredaran ganja antar Universitas di wilayah Jakarta. Pengembangan kami bukan hanya di Jakarta, ternyata ada beberapa daerah lain yang juga didapati jaringan ini, dan ini sedang kami kembangkan untuk kami ungkap lebih lanjut," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini