nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pidato pada Acara Kematian, Gubernur di Kenya Beberkan Perselingkuhan Almarhum di Depan Jandanya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 08:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 20 18 2094287 pidato-pada-acara-kematian-gubernur-di-kenya-beberkan-perselingkuhan-almarhum-di-depan-jandanya-l1iX5Ms4NS.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

NAIROBI - Seorang gubernur di Kenya mengungkap bahwa politikus temannya telah memiliki anak dari perselingkuhan pada acara pemakaman yang bersangkutan. Janda politikus itu juga hadir di antara hadirin di pemakaman tersebut.

Gubernur Nairobi, Mike Sonko, 44 tahun, secara terbuka merinci perselingkuhan yang tampak antara anggota parlemen Ken Okoth dan seorang wanita yang dicalonkan sebagai Majelis Kabupaten Nairobi. Pengakuan mengejutkan itu disampaikan Sonko di upacara peringatan kematian temannya, yang disiarkan di televisi lokal, setelah yang bersangkutan meninggal karena kanker di usia 41 tahun pada bulan lalu.

“Ken memiliki seorang putra dengan salah satu calon MCA (Anggota Majelis Kabupaten) Nairobi. Kedua sejoli tidak menyembunyikan fakta bahwa mereka berbagi seorang putra seperti yang ditunjukkan oleh foto dan berbagai korespondensi yang berdokumentasi,” kata Sonko dalam pidatonya sebagaimana dikutip Daily Mail.

Komentar Sonko, itu disampaikan buat di depan Monika, istri Okoth yang tidak memiliki anak dari pernikahannya dengan almarhum.

Gubernur Nairobi, Mike Sonko. (Foto: Reuters)

Selama pidatonya, Sonko mengungkapkan kata-katanya yang 'rendah hati' itu adalah dalam upaya untuk melindungi putra Okoth dan melibatkannya dalam mengantar kepulangan mendiang ayahnya, serta merujuk banyak anak lain dalam situasi yang sama.

“Permohonan saya yang sederhana adalah bahwa bahkan ketika kita bersiap untuk mengubur Ken, jangan lupakan putranya. Dia juga membutuhkan dan memiliki hak untuk berpartisipasi dalam penghantaran ayah kesayangannya. Keluarga harus menerima bahwa putra Yang Terhormat Okoth menikmati perlindungan dan pengakuan hukum”.

Mereka yang mengetahui dengan kisah tersebut mem-posting ke Twitter dengan hashtag Sonko, memberi peringatan bohong kepada pengikut mereka untuk tidak menceritakan rahasia mereka karena takut gubernur akan mengungkapkannya.

Sonko, yang merupakan ayah dari tiga anak, ingin menyoroti tren yang meningkat di Kenya di mana banyak anak lahir tanpa bantuan ayahnya.

Survei Demografi dan Kesehatan Kenya pada 2014 mengungkap bahwa hampir setengah dari anak-anak di negara itu tidak hidup dengan kedua orang tua kandung mereka sementara 22 persen tinggal bersama ibu mereka meskipun ayah mereka masih hidup.

Sejak itu Sonko mem-posting dua nomor telepon di Facebook-nya, mendesak wanita yang berada dalam situasi yang sama untuk maju dan menceritakan kisah mereka.

"Ketika mengirim detail anggota parlemen, Senator, Gubernur, Pengusaha yang telah menghamili Anda, ingatlah untuk mengirim nama lengkapnya dan posisi yang dipegangnya ditambah foto atau video dari saat-saat bahagia itu sehingga kami mengungkapnya," tulisnya di posting tersebut.

Tindakan Sonko pada pemakaman Okoth mendapat reaksi pro dan kontra, sebagian merasa dia bertindak benar dengan mengungkap perbuatan temannya, sementara yang lain merasa masalah itu adalah perkara pribadi keluarga yang tidak perlu dibeberkan ke publik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini