nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Remaja di Riau Bunuh dan Perkosa ABG karena Ditolak Berhubungan Intim

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 03:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 21 340 2094556 remaja-di-riau-bunuh-dan-perkosa-abg-karena-ditolak-berhubungan-intim-LBtOTekqTM.jpg Ilustrasi penangkapan pelaku pembunuhan. (Foto: Shutterstock)

PEKANBARU – YP (19) ditangkap Polres Siak, Riau, karena melakukan pemerkosaan dan pembunuhan secara sadis seorang perempuan ABG berinisial DS (14). Setelah ditangkap polisi, YP mengaku menyesal melakukan perbuatan keji terhadap wanita yang baru dipacarinya selama sepekan itu.

"Pelaku mengaku menyesal melakukan pembunuhan dan pemerkosaan," kata Kasat Reskrim Polres Siak AKP M Faisal Ramzani kepada Okezone, Selasa 20 Agustus 2019.

Baca juga: Usai Bunuh dan Perkosa ABG, Remaja Ini Asyik Ngopi Sambil Nonton Dangdut 

YP mengaku membunuh DS karena hasrat seksual sudah memuncak. Penolakan dari DS diajak berhubungan intim membuat YP naik darah.

"Pelaku mengaku sudah 'terujung', namun korban menolak diajak berhubungan layaknya suami-istri. Di sanalah pelaku langsung memukul kepala korban dengan cangkul. Korban kritis, di sanalah pelaku melampiaskan nafsunya," ungkap Faisal.

Baca juga: Kabur ke Lampung, 1 Orang Pembunuh Ayah dan Anak di Serang Ditangkap 

Dia memastikan pelaku melakukan perbuatan sadis itu degan sadar. Polisi akan menjerat YP dengan pasal berlapis.

"Korbannya kan masih di bawah umur, jadi kita jerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Kemudian kita jerat juga dengan pasal penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal," tutur Faisal.

Sebagaimana diberitakan, kasus pemerkosaan disertai pembunuhan terjadi di Simpang Belutu, Kelurahan Simpang Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, pada 18 Agustus 2019 siang.

Korban DS yang dijemput pelaku YP dari rumah, dibawa ke sebuah pondok tidak berpenghuni. Di sanalah perbuatan bejat YP dilakukan.

Baca juga: Ini Motif Pelaku Membunuh Ayah dan Anak di Serang 

Antara korban dengan tersangka baru berkenalan dan pacaran selama seminggu. Keduanya saling kenal melalui media sosial Facebook.

Usai membunuh korban, YP kabur dan nongkrong di warung kopi. YP yang bekerja serabutan itu juga sempat mendatangi hiburan organ tunggal acara 17 Agustusan.

1
2

Berita Terkait

pembunuhan

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini