nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kesaksian 2 Mahasiswa soal Suara Jeritan Misterius di Lokasi Bekas Tsunami Palu

Rabu 21 Agustus 2019 10:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 21 340 2094656 kesaksian-2-mahasiswa-soal-suara-jeritan-misterius-di-lokasi-bekas-tsunami-palu-LQr6Bxqluo.JPG 2 mahasiswa menunjukkan bukti rekaman video suara misterius di lokasi bekas bencana tsunami (Foto: Antaranews)

PALU - Warga Kota Palu, Sulawesi Tengah digegerkan oleh video rekaman suara misterius yang terdengar jelas di lokasi bekas tsunami di Teluk Palu Kelurahan Besusu yang beredar luas melalui media sosial.

Adalah Muhammad Fachri, mahasiswa Universitas Tadulako yang tidak sengaja mengabadikan rekaman mirip suara teriakan dan jeritan dalam video story WhatssApp miliknya pada Minggu 18 Agustus 2019 petang.

"Suara itu saya pastikan dan jamin asli. Bukan rekayasa. Saya siap bertanggungjawab. Tidak seperti yang dikatakan sebagian netizen bahwa suara dalam video itu hoaks," kata dia, dikutip dari laman Antaranews.

Ia menceritakan video dalam story WA tersebut ia ambil pada pukul 18.22 Wita. Saat itu ia tengah duduk-duduk bersantai menikmati senja di salah satu cafe di kawasan eks tsunami di kawasan Patung Kuda belakang Hotel Palu Golden bersama rekannya Rudini Ruslan.

"Saya buat dua video story. Pertama story instagram (IG) dan video ke dua di story WA. Kalau story IG tidak ada suara itu, hanya suara ombak laut. Nanti video yang ke dua di story WA baru terdengar suara itu," ujarnya.

Ia sendiri mengaku belum sadar dengan suara tersebut. Saat Rudini memberitahu ada kejanggalan dalam video story WA nya baru ia sadar. Sebab maksud ia menggunggah status video untuk akun media sosial IG dan WA nya itu hanya untuk memperbarui keberadaan dan aktivitasnya saat itu.

"Saya sangat menyayangkan tuduhan-tuduhan bahwa suara pada videoku itu hoax tanpa mengklarifikasi kepada saya kebenarannya," ucapnya menyayangkan.

Senada dengannya, rekan Fachri, Rudini Ruslan yang saat itu bersamanya menyatakan siap bertanggungjawab jika video tersebut hoaks. Ia berani bersumpah jika video itu bukan rekayasa.

"Silakan periksa videonya, asli atau rekayasa. Saya siap bertanggungjawab. Jangan menuduh kami menyebarkan video hoaks tapi tidak mengonfirmasi atau meminta klarifikasi kepada kami," kata Rudini.

Sebelumnya, dalam video yang ramai beredar di media sosial itu memang terdengar suara mirip teriakan dan jeritan manusia. Padahal suasana di kawasan tersebut saat itu sedang sepi. Tidak banyak aktivitas manusia dan kendaraan di sekitar situ.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini