nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Israel Khawatir Rencana Pertemuan AS dengan Iran

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 28 Agustus 2019 09:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 28 18 2097518 israel-khawatir-rencana-pertemuan-as-dengan-iran-BNY6JWzJYh.jpg Bendera Amerika Serikat dan Iran. (Foto/Reuters)

TEL AVIV - Israel sangat khawatir dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang berencana bertemu dengan Presiden Iran Presiden Iran Hassan Rouhani

Tiga kebinet menteri senior Israel mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak nyaman dengan sikap Donald Trump yang terbuka untuk melakukan pembicaraan dengan Iran

"Kami tidak tertarik dalam perundingan antara Amerika Serikat dan Iran," kata seoarng menteri mengutip Times of Israel, Rabu (28/8/2019).

Foto/Reuters

Namun ia menambahkan, "Kapasitas kami untuk memengaruhi dan menghadapi Trump sangat terbatas."

Baca juga: Iran Bersedia Negosiasi dengan Amerika Serikat tapi Bukan untuk Menyerah

Baca juga: Trump Sebut Iran Ngibul Telah Tangkap 17 Agen CIA

Trump di sela pertemuan tingkat tinggi G7 di Prancis mengklaim bahwa Rouhani ingin bertemu dengannya untuk membahas nuklir.

“Saya punya perasaan yang baik. Saya pikir dia (Rouhani) ingin bertemu dan menyelesaikan situasi mereka. Mereka kepayahan,” kata Trump merujuk kemungkinan AS berdialog dengan Iran untuk membicarakan sanksi dan nuklir.

Foto/Reuters

Namun Rouhani menyatakan bahwa negaranya tidak mau berdialog dengan Amerika Serikat kecuali semua sanksi yang dijatuhkan ke Iran dicabut.

Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari JCPOA, perjanjian program nuklir antara Iran dan enam kekuatan dunia yang disepakati pada 2015, dan kembali menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Iran yang sebelumnya telah dicabut.

Foto/Reuters

AS juga memberikan sanksi kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali serta membekukan aset Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zari.

Rouhani menegaskan bahwa Iran sejak dulu selalu siap untuk mengadakan pembicaraan. Namun ia menekankan agar AS harus menarik mencabut semua sanksi terhadap Iran.

"Tapi pertama, AS mesti bertindak dengan mencabut sanksi tidak sah, tidak adil dan tidak jujur yang dijatuhkan atas Iran," kata Presiden Iran Hassan Rouhani mengutip Reuters

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini