nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Delegasi FIB UNS Raih Penampil Budaya Terbaik di Malaysia

Delia Citra, Jurnalis · Jum'at 30 Agustus 2019 10:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 30 65 2098495 delegasi-fib-uns-raih-penampil-budaya-terbaik-di-malaysia-VkxP2v2bjC.jpg Delegasi FIB UNS Raih Penampil Budaya Terbaik di Malaysia (Foto: Ist)

JAKARTA - Delegasi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) yang berangkat ke Malaysia untuk mewakili Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil menjadi penampil terbaik dalam ajang ASEAN University Youth Summit 2019.

Hasil membanggakan tersebut berhasil diraih oleh delegasi FIB UNS setelah menampilkan tarian Sekartaji Mask Dance dihadapan mahasiswa-mahasiswi dari seluruh Asia Tenggara.

 Baca Juga: Wisuda 1.807 Lulusan, Rektor UNS: Gunakan Ilmu yang Didapat untuk Bantu Masyarakat

Tarian Sekartaji Mask Dance dipilih sebagai senjata pamungkas delegasi FIB UNS di penutupan ASEAN University Youth Summit 2019 karena tarian tersebut memiliki makna yang sangat kuat mengenai filosofi kehidupan.

"Itu tarian dianjurkan oleh Pak Pardjo (dosen Sastra Daerah FIB UNS) karena maknanya kuat mengenai kejahatan yang sekuat apapun akan kalah dengan kebaikan," ujar Muthia Putri Meilania yang merupakan salah satu delegasi FIB UNS saat dihubungi melalui pesan singkat, Jumat (30/8/2019).

 Baca Juga: Rektor UNS Wisuda Almarhum Irza Mahasiswa yang Meninggal Sebelum Ujian Skripsi

Lanjut Muthia, di dalam tarian Sekartaji Mask Dance yang ditampilkan delegasi FIB UNS mewakili banyak karakter dari manusia.

"Tarian tersebut sekaligus menampilkan banyak karakter dari manusia, amarah, angkuh, dan berapi- api, ada yg baik, kalem dan sabar, tapi juga bisa marah seperti saat scene Panji perang melawan Klana," lanjut Muthia.

 UNS

Dalam ajang tersebut, delegasi FIB UNS yang terdiri dari Muthia Putri Meilania dari Prodi Sastra Inggris, Elisabeth Nugrahaeni Elvianingtyas dari Sastra Daerah, Maimun Agil Sadid dari Ilmu Sejarah, Risang Nariswari Murti dari Sastra Daerah, Rayi Khenyalarang Kusumaning dari D3 Bahasa Inggris, serta Eka Adhi Pratama dari Sastra Daerah tidak saja menampilkan pertunjukkan budaya.

Namun, mereka juga mengikuti serangkaian acara dalam ASEAN University Youth Summit 2019, seperti Round Table Discussion, ACEP (ASEAN Community Engagement Programme), dan ACF (ASEAN Cultural Festival).

"Aku dan Agil memang lebih banyak difokuskan untuk ikut Round Table Discussion dan ACEP. Sedangkan keempat lainnya (Elisabeth Nugrahaeni Elvianingtyas, Risang Nariswari Murti, Rayi Khenyalarang Kusumaning, serta Eka Adhi Pratama) fokus untuk ACF," terang Meila Putri.

Dengan hasil yang membanggakan di negeri jiran tersebut, Muthia berharap supaya kedepannya UNS mampu berprestasi di kancah internasional agar dapat mengharumkan nama Indonesia.

"Alhamdulillah, seneng banget bisa mengharumkan nama Indonesia dan UNS di sana. Tahun depan ada AUYS 2020 di Vietnam, semoga kita bisa berpartisipasi lagi dan menjadi juara serta kebanggaan Indonesia maupun UNS di sana," ujar Meila Putri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini