nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Freddy Permana Zen Terpilih Jadi Ketua Forum Guru Besar ITB 2019-2022

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Senin 02 September 2019 16:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 02 65 2099677 freddy-permana-zen-terpilih-jadi-ketua-forum-guru-besar-itb-2019-2022-sAI52CrK6Q.jpg Freddy Permana Jadi Ketua Forum Guru Besar ITB (Foto: Ist)

JAKARTA - Guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Freddy Permana Zen resmi terpilih menjadi Ketua Forum Guru Besar (FGB) ITB melalui sistem voting. Sebelumnya, posisi Ketua FGB ITB diisi oleh Professor Tutuka Ariadji.

Dari total 187 guru besar di ITB, hanya 64 orang saja yang memberikan suara dalam pemilihan ini. Masing-masing fakultas pun memiliki perwakilan guru besar untuk menghadiri pemilihan yang berlangsung di Balai Penelitian Ilmiah ITB, Jl. Dipati Ukur No. 1, Bandung ini.

 Baca Juga: Mengupas Peristiwa Gempa di Selat Sunda, Para Pakar Duduk Bareng di ITB

Dikutip dari laman resmi ITB, awalnya Freddy mengaku tidak mau mengajukan diri menjadi Ketua FGB ITB. Namun, karena dukungan teman-temannya, dia pun bersedia.

“Saya tadinya tidak mengajukan diri, tapi didukung teman-teman, jadi saya bismillah saja, semoga nanti bisa memenuhi harapan bapak ibu, tentunya juga ini amanah untuk saya,” ujarnya, Senin (2/9/19).

“Ibu bapak bebas mengajukan topik-topik yang akan diplenokan melalui perwakilan di setiap Fakultas Sekolah, atau langsung disampaikan ke sekretariat FGB supaya lebih cepat informasinya," tambah Freddy.

 Baca Juga: Cerita Mahasiswa Palestina Kuliah S2 di ITB, Apa Cita-citanya?

Saat pemilihan, Freddy berhasil mengumpulkan 23 suara, disusul oleh Masyhur Irsyam dengan 17 suara, dan Gede Wenten yang membuntut dengan 14 suara. Freddy akan menjabat sebagai Ketua FGB ITB periode 2019-2022. Ia juga memiliki hak untuk menentukan nama sekretarisnya sendiri.

Adapun FGB ITB sering melaksanakan sidang pleno guru besar ITB secara rutin tiap bulan. Hasil kajian tersebut tentunya merupakan bentuk bakti dan sumbangsih sivitas akademika ITB kepada negar. Pada akhirnya, tindakan dari hasil kajian tersebut akan dieksekusi oleh eksekutif, kementerian atau negara.

 Freddy

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini