nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menristek Nasir Beri Sanksi Mahasiswa yang Lakukan Kekerasan Ospek

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 03 September 2019 14:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 03 65 2100104 menristek-nasir-beri-sanksi-mahasiswa-yang-lakukan-kekerasan-ospek-lMNqp0n0tH.jpg Menristekdikti Siapkan Sanksi Bagi Mahasiswa yang Lakukan Kekerasan saat Ospek. (Foto: Okezone.com/Avirista)

MALANG - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir menyiapkan sanksi bagi mahasiswa yang melakukan pelarangan kekerasan dan bullying dalam pelaksanaan ospek perguruan tinggi di Indonesia.

Baca Juga: Intip Gaya Ospek Anti Mainstream Ala Mahasiswa Baru

"Ospek yang dilakukan di Indonesia tidak boleh melakukan dengan kekerasan. Ospek harus memberikan pembelajaran kepada anak didik baru," tegas Nasir, saat menghadiri Soft Opening Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Negeri Malang (UM) di Kota Malang, pada Selasa (3/9/2019).

Bullying

Pembelajaran di sini mulai bagaimana mengenakan fasilitas kampus yang ada, manajemen di universitas tersebut. Namun tidak disertai dengan kekerasan apalagi kontak fisik.

"Ospek diisi pembelajaran tentang fasilitas dan manajemen universitas di perguruan tinggi tersebut, kalau terjadi (kekerasan) maka harus ditindak," tuturnya.

Baca Juga: Viral Ospek Ludahi Minuman, Mahasiswa Senior hingga Rektor Minta Maaf

Dia menjelaskan Kemenristekdikti telah menindak tegas oknum mahasiswa yang melakukan kekerasan terhadap juniornya di salah satu perguruan tinggi di Ternate.

"Di Ternate kami sudah perintahkan ke Dirjen melalui rektor universitas di Ternate tersebut harus ditindak tidak boleh dilakukan. Maka harus diberikan sanksi sesuai dengan peraturan akademik mereka," tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya sebuah video aksi bullying dan kekerasan fisik kepada peserta ospek di Universitas Khairun Ternate viral di media sosial. Pada video tersebut peserta ospek diminta seniornya untuk meminum air di gelas plastik kemudian memuntahkan kembali. Lalu air hasil muntahan tersebut diberikan kepada temannya untuk dilakukan tindakan yang sama.

Tak hanya itu saja, beberapa mahasiswi disuruh berjalan jongkok sambil mendapat intimidasi dari beberapa seniornya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini