nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips Buat Surat Lamaran Kerja yang Menarik agar Tak Berujung di Tong Sampah

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Senin 09 September 2019 08:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 03 65 2100187 tips-buat-surat-lamaran-kerja-yang-menarik-agar-tak-berujung-di-tong-sampah-4QOmL8L25K.jpg Tips Buat Surat Lamaran Kerja (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Apakah kamu merasa sulit mendapatkan pekerjaan? Padahal kamu merasa kemampuanmu sudah memenuhi persyaratan. Mungkin Curriculum Vitae (CV) dan surat lamaran yang kamu ajukan untuk perusahaan di mana kamu ingin melamar, tidak menarik pihak HRD untuk menerimamu.

Memang terdengar sepele, namun itulah kenyataannya dan perlu sekali kamu perhatikan. Banyak perusahaan yang akan melihat profilmu dari CV dan surat lamaran sebelum mereka memanggilmu kembali untuk interview, rata-rata perusahaan tidak suka melihat CV dan surat lamaran yang terlalu bertele-tele dan tidak menarik.

 Baca Juga: Sedang Mencari Kerja? Jangan Lupa 5 Hal Ini Saat Sesi Wawancara

Tapi jangan khawatir, ada 7 tips untuk membuat CV dan surat lamaran yang kamu bisa di lirik perusahaan yang kamu inginkan, yang dilansir dari Hercampus, Senin (9/9/2019).

1. Jangan Lupa Cantumkan Nama Perusahaan

Alasan pertama pihak HRD tidak menerima surat lamaranmu atau bahkan langsung dibuang ke tempat sampah karena kebanyakan mereka yang melamar kerja salah menulis nama dan jabatannya.

 Baca Juga: 8 Cara Percantik CV Anda, dari Punya Kata Kunci hingga Hindari Typo

Maka dari itu saat kamu membuat surat lamaran, penting untuk mengetahui nama karyawan yang akan menerima suratmu beserta jabatannya. Dengan begitu mereka akan merasa kamu memiliki inisiatif untuk mencari tahu hal kecil dari perusahaannya dan itu menjadi nilai plus untuk kamu.

 wawancara kerja

2. Pilih Font yang Cocok

Meskipun tidak semua perusahaan mempermasalahkan hal ini, tapi untuk menjaga-jaga agar surat lamaranmu tidak mendarat di tong sampah, kamu juga harus memperhatikannya.

Sebagian HRD di perusahaan mempelajari kepribadianmu hanya dari font yang kamu pilih. Jika kamu memilih untuk memakai Times New Roman, surat lamaranmu akan aman, karena biasanya surat yang sifatnya formal memakai font ini.

3. Tulis Posisi Apa yang Kamu Inginkan

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, pihak HRD tidak ingin membaca tulisanmu terlalu lama maka dari itu buat suratmu tidak bertele-tele dan setelah kamu memperkenalkan dirimu, segera tulis posisi yang kamu inginkan setelah diterima nanti, agar pihak HRD pun dapat mempertimbangkan cocok atau tidak kamu di posisikan di tempat itu.

 

4. Puji Perusahaan

Setelah langkah-langkah diatas telah kamu terapkan, mulailah merayu perusahaan dengan cara memuji perusahaan tersebut. Kamu bisa memulai dengan kata-kata "perusahaan ini adalah perusahaan impian saya". Dengan begitu, mereka akan merasa bahwa kamu sangat perhatian dengan perusahaan dan sudah menginginkan posisi dikantor itu sejak lama.

5. Pamerkan Keahlianmu

Pamerkan keahlianmu dalam surat lamaran yan kamu tulis. Pilih kaehlian terbaik yang kamu miliki dan jelaskan secara detail agar mereka tahu bahwa kamu layak untuk mereka pekerjakan di perusahaan mereka.

 

6. Penutup

Bagian penutup tidak perlu panjang karena bagian ini memang tidak terlalu penting dan biasanya HRD hanya membaca sampai yang penting di isi surat dan tujuan melamar kerja yang tertera di dalam suarat lamaranmu.

 

7. Teruslah Konfirmasi Surat Lamaranmu

 

Kebanyakan pelamar kerja yang tidak dipanggil untuk interview pasrah dan memilih untuk mencari pekerjaan lain. Padahal, bisa saja surat lamaranmu berhenti di meja receptionist dan belum sampai ke meja HRD, maka dari itu minta konfirmasi dengan jelas apakah surat lamaranmu sampai ke HRD atau tidak.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini