nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasca-OTT KPK, Begini Kondisi Rumah Pribadi Bupati Bengkayang

Ade Putra, Jurnalis · Rabu 04 September 2019 13:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 04 340 2100529 pasca-ott-kpk-begini-kondisi-rumah-pribadi-bupati-bengkayang-NkEfJu9LXs.JPG Rumah pribadi Bupati Bengkayang, Suryadman (foto: Okezone.com/Ade Putra)

PONTIANAK - Pasca adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), rumah pribadi yang dikabarkan milik Bupati Bengkayang Suryadman Gidot di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, tampak sepi, Rabu (4/9/2019) siang.

Tak ada orang yang dapat dikonfirmasi atau dimintai keterangan di sekitar rumah itu. Pintunya pun tertutup rapat. Hanya ada satu sepeda motor warna merah yang terparkir di sampingnya.

Rumah bercat biru di Jalan Kemakmuran, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak itu memang ramai dikabarkan sebagai milik Gidot. Ada stiker lambang Partai Demokrat.

Okezone kemudian menelusuri jejak di lokasi OTT. Yakni di Mess Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Jalan Karya Baru II, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak.

 Mess Kabupaten Bengkayang

Di mess ini juga tak ada yang dapat dikonfirmasi terkait OTT yang berlangsung pada Selasa 3 September 2019 tersebut. Hanya ada dua orang dewasa yang sedang duduk di ruang tengah bagian belakang. Sementara, mobil putih terparkir di depannya.

"Wah, kami tidak tahu. Kami baru datang dari Bengkayang. Kami tahu soal ini (OTT, red) dari medsos," ujar pria berbaju merah itu. "Penjaga mess pun lagi keluar," timpal rekannya.

Pantauan Okezone di lokasi, tak ada penyegelan di mess ini. Sementara di Kabupaten Bengkayang, disebutkan rumah dan kantor pejabat di sana dijaga ketat.

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Gidot dan empat orang lainnya sudah berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani proses pemeriksaan intensif. Sementara dua orang lainnya, sedang dibawa dari Pontianak ke Jakarta.

"Lima orang termasuk Bupati, pejabat Pemkab lain sudah di KPK. Dua lainnya dibawa pagi ini ke KPK dari Pontianak. Mereka sedang proses pemeriksaan secara intensif," katanya.

 Korupsi

Selain mengamankan tujuh orang, tim juga menyita uang ratusan juta rupiah dari opersi senyap di Bengkayang. Uang tersebut diduga bukti suap terkait pengurusan proyek di Bengkayang.

"Ada uang ratusan juta juga yang kami amankan sebagai barang bukti. Diduga ada transaksi terkait proyek di Pemkab Bengkayang‎," ucapnya.

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan tersebut, sesuai hukum ‎acara yang berlaku. Rencananya, KPK akan mengumumkan status hukum pihak-pihak yang diamankan tersebut pada sore ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini