nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyesalan Otak Pembunuh dan Pemerkosa Gadis Baduy

Rasyid Ridho , Jurnalis · Jum'at 06 September 2019 13:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 06 340 2101425 penyesalan-otak-pembunuh-dan-pemerkosa-gadis-baduy-f0ybl23GPm.jpg Ilustrasi Pembunuhan (Foto: Okezone)

SERANG - Otak pembunuhan disertai pemerkosaan terhadap Gadis Baduy, Sawi (13) akhirnya ditangkap petugas. AMS (20) yang menjadi otak pelaku mengaku spontan melakukan aksi sadisnya hingga menghabisi nyawa korban.

"Motif membunuh takut ketahuan warga karena dia (korban) teriak saat mau diperkosa. Spontan saya ngelakuin itu (membunuh)," kata AMS kepada wartawan Kamis 5 September 2019.

Baca Juga: Sadis! Tiga Pelaku Perkosa Gadis Baduy Secara Bergantian dalam Kondisi Sudah Meninggal

mayat

Awalnya, AMS mengaku bersama kedua temannya AR (15) dan F (15) hanya ingin memperkosa korban. Mereka pun menuju menuju gubuk yang dijadikan tempat tinggal oleh keluarga korban di Kampung Kaduhelang, Cisimeut, Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Namun, niatan untuk memperkosanya pupus setelah korban berteriak dan meronta melawan saat dipaksa melayani ketiga pelaku. Oleh para pelaku, korban dibocok dengan membabibuta ke bagian tangan, kepala hingga wajahnya menggunakan golok.

Dalam kondisi korban sudah tidak bernyawa dan mengeneaskan. ketiganya lalu melampiaskan nafsu birahinya kepada korban hingga puas secara bergantian.

"Emang saya yang pertama ke rumah (gubuk) dia yang lain kan nunggu di jalan. Saya menyesal," ujarnya.

AMS diamankan didaerah OKU Selatan, Sumatra Selatan pada hari Rabu 4 September 2019 siang setelah petugas menemukan barang bukti gelang milik pelaku di TKP dan menemukan bercak darah di celana.

AMS dijerat dengan pasal 76 C jo pasal 80 ayat (3) UU RI no 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak subs pasal 338 jo pasal 285 KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini