nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sedang Dikejar Warga, Dua Begal Ini Malah Masuk Markas TNI

CDB Yudistira, Jurnalis · Minggu 08 September 2019 23:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 08 525 2102204 sedang-dikejar-warga-dua-begal-ini-malah-masuk-markas-tni-4UMivuynL6.jpg Ilustrasi

BANDUNG - Dua pelaku begal Deri Kustiawan alias Udon (25) warga Kota Cimahi dan Febrian Elly alias Ambon (30) warga Kabupaten Bandung Barat, babak belur setelah keduanya kabur usai melakukan aksi perampasan.

Apesnya, dua pelaku tersebut yang tengah di kejar warga kabur ke markas TNI Pusdik Hub. Dirinya diamankan aparat TNI yang tengah berjaga dan warga yang mengejar pelaku usai kejadian.

Aksi keduanya itu terjadi pada Sabtu (7/9/2019) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Saat kejadian dua pelaku tersebut jadi sasaran warga, setelahnya kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Diamankan oleh masyarakat dan dibantu rekan-rekan TNI," ujar Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohanes Redhoi Sigiro, saat dikonfirmasi pada Minggu (8/9/209).

Sebelum diamankan, kedua pelaku ini diketahui melakukan aksi perampasan ponsel terhadap seorang warga yang melintas di depan Gereja Santo Ignatius, Baros, Kota Cimahi, Jawa Barat.

Pelaku sengaja memepet korbannya yang tengah menggunakan sepeda motor sambil bermain ponsel. Saat itu pelaku mengancam korbannya dan menendang motor korban.

Ilustrasi

"Saat korban terjatuh, pelaku langsung merebut ponsel korban dan kabur," ucapnya.

Korban pun berteriak meminta tolong. Mendengar adanya aksi begal tersebut, warga yang berada di lokasi kejadian pun mengejar pelaku. Saat itu kedua pelaku diikuti warga yang menggunakan motor dan masuk ke kantin salah satu pusat pendidikan TNI.

Warga yang mengejar berteriak dan didengar oleh aparat TNI yang tengah berjaga. Kemudian dilakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku.

"Kita amankan satu motor yang digunakan pelaku saat beraksi dan satu ponsel hasil rampasan sebagai barang bukti," katanya.

Kedua pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Cimahi untuk menjalani pemeriksaan guna pengembangan. Polisi terapkan pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai dengan kekerasan. Ancaman pidannya diatas lima tahun penjara.

Dalam kasus ini, Yohanes mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan rekan-rekan TNI atas bantuan dan kepeduliannya dalam memerangi tindak kejahatan di wilayah hukum Kota Cimahi.

"Kejadian tersebut diawali dari korban main hp saat menggunakan motor, atas itu mohon kepada masyarakat demi kemananannya jangan bermain hp sambil berkendara atau dibonceng sepeda motor, karena hal tersebut akan memancing pelaku kejahatan," imbaunya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini