nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa ITB Ciptakan Alat untuk Ketahui Sisa Aki Mobil

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Minggu 08 September 2019 16:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 08 65 2102135 mahasiswa-itb-ciptakan-alat-untuk-ketahui-sisa-aki-mobil-OWXfTSQwN0.jpg Mahasiswa ITB Buat Alat Deteksi Air Aki. (Foto: Okezone.com/Dok. ITB)

JAKARTA - 3 Mahasiswa asal Institut Teknologi Bandung (ITB), Bondan Ari Rahmawan, Charlie Tahar dan M. Salman Galileo menciptakan CbDiag. Sebuah alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi kondisi accu (aki) kendaraan.

Karya ini mereka pamerkan dalam acara Electrical Engineering Days 2019, sebuah acara pameran tugas akhir mahasiswa Teknik Elektro ITB di Aula Timur ITB.

Baca Juga: Mengupas Peristiwa Gempa di Selat Sunda, Para Pakar Duduk Bareng di ITB

CbDiag tersebut diciptakan untuk mencegah terjadinya soak aki mendadak akibat ketidaktahuan pengendara tentang kondisi aki mobilnya. Tujuan tersebut diperkuat oleh Charlie.

“Alat ini juga dibuat karena banyak pengendara mobil saat ini cuma bisa tahu kondisi akinya kalau dibawa ke bengkel,” jelasnya, dilansir dari laman ITB, Minggu (8/9/2019).

Alat Deteksi Air AKi

Bukan hanya itu, alat yang biasa dijual untuk mengecek kondisi aki hanya mampu memonitor tegangan. Hal ini tentunya tidak cukup untuk menguji apakah aki mobil masih bisa dipakai untuk menyalakan mobil. Sebenarnya, terdapat pula alat yang mampu menguji kemampuan arus dari aki mobil, namun hal tersebut sangatlah berbahaya.

Baca Juga: Cerita Mahasiswa Palestina Kuliah S2 di ITB, Apa Cita-citanya?

Alat tersebut berbahaya karena menarik arus tinggi dan akan membuat aki yang hampir rusak menjadi rusak berdasarkan pengalaman tim kami. Selain itu, penggunaan alat tersebut juga tidak mudah,” lanjut Mahasiswa ITB ini.

Dengan hadirnya CbDiag, maka para pengendara bisa melakukan cek aki tanpa perlu pergi ke bengkel. Adapun beberapa keunggulan dari alat ini, dia ntaranya bisa digunakan untuk diagnosis aki mobil, mudah digunakan, bisa memberikan info tambahan seperti tegangan dan kapasitas aki, tidak rusak bila dipasang terbalik, dapat menompang hingga 100 hasil terakhir, dapat disinkronkan dengan ponsel android untuk notifikasi dan akses data diagnosis, serta mudah untuk dirawat, yakni hanya perlu disimpan di tempat kering dan tidak perlu ganti baterai.

Mereka harap, alat teranyar yang mereka ciptakan bisa bermanfaat untuk masyarakat luas dan saat ini mereka sedang mengembangkan CbDiag agar bisa memprediksi waktu aki kendaraan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini