nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebakaran Hutan di Australia Buat Ratusan Warga Queensland Mengungsi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 10 September 2019 14:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 10 18 2102961 kebakaran-hutan-di-australia-buat-ratusan-warga-queensland-mengungsi-4c30TUV628.jpg Petugas berusaha memadamkan kebakaran hutan di Queensland, Australia. (Foto/EPA/BBC)

QUEENSLAND – Kebakaran hutan yang terjadi di Negara bagian Queensland, Australia membuat ratusan warga mengungsi karena ancaman kebakaran masih akan berlanjut.

Pemerintah setempat melansir ABC News, Selasa (10/9/2019) menyatakan kebakaran saat ini merupakan yang terburuk dalam sejarah yang tercatat.

Pada Senin (9/9) terdapat 87 titik kebakaran sedang berkobar di seluruh negara bagian Queensland.

Layanan Kebakaran Pedesaan Queensland (QFES) mengeluarkan peringatan darurat untuk kebakaran hutan "berbahaya" menuju area O'Reilly di Taman Nasional Lamington. Warga disarankan untuk segera mengungsi.

Sebanyak 10 rumah hangus dilalap api dengan cepat. Polisi telah memberlakukan situasi darurat karena ancaman kebakaran semak yang meningkat dengan cepat.

Salah satu Kawasan yang mengalami kebakaran hebat pada hari ini adalah Kawasan Pantai Peregian di Sunshine Coast, Queensland.

Koordinator manajemen bencana Sunshine Coast Council, Cathy Buck, membenarkan adanya sejumlah rumah yang hangus, dan masih banyak properti yang terancam dilalap api ketika pihak berwenang sedang berjuang untuk menangani langkah darurat.

Foto/EPA

Kepala Dinas Kebakaran dan Darurat Queensland (QFES) di pantai utara Kepala Inspektur Michelle Young mengatakan api menyala di Peregian Springs sekitar jam 5 sore dan bergerak sangat cepat.

Dia mengatakan rumah-rumah mulai dari kawasan Pantai Peregian hingga Pantai Marcus mengalami kebakaran hebat.

"Bara api dari kebakaran terbang hingga sejauh dua kilometer dan akibatnya banyak rumah yang terbakar karena disulut oleh bara api tersebut, " katanya.

"Angin dengan kekuatan 50 kilometer per jam telah mendorong kebakaran ke arah timur laut saat ini, dan itu memicu kebakaran di Kawasan Peregian Beach dan karena udara yang begitu kering maka bara api bisa terbang hingga sejauh itu."

Biro Meteorologi mengatakan angin kencang masih akan berlanjut hingga hari ini.

"Kami mengerahkan 44 unit kendaraan pemadam kebakaran di lokasi kejadian dan 16 lainnya untuk merespon laporan di kawasan itu," katanya.

"Seiring api mengarah lebih jauh ke utara, setiap rumah yang berada di jalur itu, terkena peringatan darurat yang sudah diberlakukan untuk daerah-daerah itu," lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini