nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Trump Klaim Presiden Iran Ingin Bertemu di Sidang Majelis PBB

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 13:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 13 18 2104368 trump-klaim-presiden-iran-ingin-bertemu-di-sidang-majelis-pbb-V5UXwWmx49.jpg Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto/Reuters)

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa Presiden Iran akan bertemu dengannya di sidang majelis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

"Saya dapat memberi tahu Anda bahwa Iran ingin bertemu," katanya melansir AFP, (Jumat (13/9/2019).

Trump berulang kali mengindikasikan bahwa Presiden Iran Hassan Rouhani akan bertemu dengannya di sidang Majelis Umum PBB pada bulan ini. Namun, sejauh ini Iran belum memberikan respons positif.

Pada Rabu (11/9), Rouhani mengecam pemerintahan Trump, yang telah memberi tekanan pada Iran, dengan mengatakan "Amerika harus memahami bahwa sikap mencela dan penghasut perang tidak menguntungkan mereka. Harus ditinggalkan."

Baca juga: AS Tawarkan Jutaan Dolar pada Kapten Kapal Tanker Iran agar Ditangkap

Baca juga: Menteri Komunikasi Iran Minta Trump Berhenti Tiru Thanos

Foto/Reuters

Iran dan AS berselisih sejak Trump menarik diri dari menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 dan mulai memberikan sanksi kepada Iran.

Namun, beberapa analis melihat adanya pertemuan AS dan Iran bisa berlangsung setelah Trump memecat penasihat keamanan John Bolton pada minggu ini. Bolton merupakan sosok yang selalu menyerukan penggunaan kekuatan militer ketika AS bersengketa dengan negara lain.

Hesameddin Ashena, penasihat Rouhani, memuji pemecatan Bolton dengan mengatakan "tanda jelas kekalahan strategi tekanan Amerika."

Meski demikian, kepergian Bolton, AS tidak menunjukkan akan menarik sanksi terhadap Iran.

"Sekarang presiden telah menjelaskan bahwa dia senang melakukan pertemuan tanpa prasyarat, tetapi kami mempertahankan kampanye tekanan maksimum," kata Menteri Keuangan Steven Mnuchin setelah kepergian Bolton.

Pertemuan Trump-Rouhani digagas oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, sebagai cara untuk mengurangi ketegangan barat dan Iran.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini