nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kakek Gondo, Wisudawan Tertua ITS yang Lulus Berpredikat Cumlaude

Syaiful Islam, Jurnalis · Senin 16 September 2019 16:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 16 65 2105492 kakek-gondo-wisudawan-tertua-its-yang-lulus-berpredikat-cumlaude-mUeFbw0NlU.jpg Lulusan ITS Tertua (Foto: Ist)

SURABAYA - Usia yang sudah sepuh tak menghalangi Soejoto Gondosurohardjo untuk terus menuntut ilmu. Hasil dari semangat belajarnya, Gondo, sapaan akrab Soejoto Gondosurohardjo, berhasil menyelesaikan studi perkuliahannya di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada usia 71 tahun.

Pria asal Jombang ini sukses menuntaskan program magister (S-2) Teknik Kimia ITS dan secara resmi diwisuda, Minggu 15 September 2019, di Graha Sepuluh Nopember ITS. Berbekal doa dan semangat belajar yang tinggi, Gondo berhasil meraih IPK 3,75 dan lulus dengan predikat sangat memuaskan atau cumlaude.

 Baca Juga: Ada ICS, Mahasiswa ITS Diimbau Bangun Pagi

Pria yang dinobatkan menjadi wisudawan tertua ITS pada Wisuda ke-120 ini sukses membuahkan tesis modifikasi geometri tray pada kolom destilasi yang dapat meningkatkan kapasitas produksi suatu sistem destilasi dengan judul Effect of Holed Circular Calming Strip in Sieve Tray Distillation Column Without Downcomer: Prediction of Performance Characteristics.

Menurut Gondo, selama masa studi dirinya memiliki kelemahan dalam menjalani berbagai program aplikasi komputer, namun dengan dukungan dari mahasiswa lain serta bimbingan dosen pembimbing yang memadai ia dapat menyelesaikan seminar dan ujian akhir perkuliahannya dengan baik.

 Baca Juga: Menyulap Polusi Udara Jadi Gas Ramah Lingkungan, 3 Mahasiswa Ini Jagonya

"Saya tetap semangat menggeluti masa studi yang memakan waktu selama lima semester. Rasanya senang, dukanya tidak ada karena memang tertarik mengembangkan di bidang tersebut dan berada di lingkungan yang baik," ungkap Gondo, Senin (16/9/2019).

 Lulusan ITS

Keputusannya untuk melanjutkan perkuliahannya juga didukung pihak keluarga, dan diharapkan dapat menjadi inspirasi agar dapat menuntut ilmu tanpa memandang umur. Saat acara wisuda semua keluarganya datang.

Dirinya berkeinginan menyebarkan ilmu yang telah didapat ke orang lain. Bahkan dia sempat menjadi tenaga pengajar di berbagai sekolah menengah atas, dan saat ini tengah menjadi dosen pembantu di Teknik Kimia ITS.

"Saya berpesan pada mahasiswa agar dapat mengembangkan diri yang didukung oleh karakter dan kemauan kerja yang tinggi. Karena saat kerja yang dilihat tidak hanya nilai, tapi job performances," tandas pria yang pernah bekerja di Pertamina dan Iran ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini