nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Loh Dibbler, Salah Satu Mamalia Terlangka di Dunia

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Rabu 18 September 2019 06:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 17 65 2105806 ini-loh-dibbler-salah-satu-mamalia-terlangka-di-dunia-rpZ6NyxnS1.jpg Hewan Mamalia, Dribbler. (Foto: Okezone.com/Australian Geographic)

JAKARTA - Biasanya Australia identik dengan hewan koala, kali ini ada yang tak kalah uniknya. Jenis mamalia langka ini bahkan hampir dianggap punah.

Melansir Australian Geographic, Jakarta, Rabu (18/9/2019), belum banyak orang yang mengetahui tentang bagaimana rupa hewan ini. Dibbler, begitu marsupial karnivora ini disebut, memiliki ukuran yang mini dan terlihat sangat lucu.

Baca Juga: 7 Ide Isi Waktu Liburan Kuliah, Nomor 5 Bisa Jadi Duit

Hewan ini diketahui berasal dari sudut barat daya Australia Barat dan tiga pulau kecil Boullanger, Whitlock, dan Escape di dekatnya. Dibbler (Parantechinus apicalis) diperkirakan punah selama hampir seratus tahun hingga segelintir ditemukan pada 1967 di Pantai Cheyne.

Dribller

Spesies ini pertama kali dicatat pada pertengahan abad ke-19 oleh ahli zoologi terkenal John Gould dan rekannya. Sementara John Gilbert, mencatat tiga nama Aborigin untuk spesies ini, Marn-dern (wilayah Sungai Moore), Wy a lung (Perth) dan Dibbler (area King Georges Sound), dan yang terakhir macet. Sayangnya, sejak 1996 dibbler telah diklasifikasikan sebagai terancam punah, dan jumlah mereka yang tersisa terancam oleh kucing dan rubah liar, serta degradasi habitat.

Baca Juga: Mahasiswa RI di AS Kenalkan Tradisi Minum Jamu

Dibbler sedikit lebih besar dari tikus rumahan, dan yang paling khas adalah cincin putih di sekitar mata mereka. Mereka memiliki moncong yang panjang dan runcing, yang sempurna untuk bersarang di sarang, liang dan lubang pohon untuk menyeret tikus, burung, serangga, dan kadal untuk dimakan.

The Western Australian Department of Parks and Wildlife memimpin tim peneliti dari berbagai tempat seperti Kebun Binatang Perth untuk melaksanakan Program Pemuliaan Spesies Asli. Program ini berarti melepaskan populasi ke habitat yang dilindungi di mana mereka dapat diawasi secara ketat, tetapi masih hidup di alam liar.

Pada tahun 1997, tim Kebun Binatang Perth mencapai program pembibitan pertama yang berhasil di dibbler, dan melepaskan 26 individu di Pulau Escape, tak jauh dari pantai Teluk Jurien di barat daya Australia Barat.

Kebun Binatang Perth melaporkan bahwa situs pelepasan lain untuk dibbler sejak saat itu termasuk Cagar Alam Peniup (2001 - 2014), Whiteman Park (2014-2015), Taman Nasional Stirling Range (2004 - 2007), Taman Nasional Waychinicup (201-2013) dan Pulau Gunton (2015-sekarang).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini