nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anna Strong, Perempuan Mata-Mata Bermodal Jemuran saat Perang Revolusi AS

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 08:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 18 18 2106559 anna-strong-perempuan-mata-mata-bermodal-jemuran-saat-perang-revolusi-as-iKULgo3PNw.jpg Aktirs Heather Lind memerankan Anna Strong dalam serial TV produksi AMC. (Foto/AMC)

SELAMA Perang Revolusi, ketika Inggris masih memegang kendali di New York, Amerika Serikat seorang perempuan menjemur pakaian di halaman belakang rumahnya, hal yang umum dilakukan wanita lainnya.

Namun ada perbedaan, barang-barang yang dia gantung di jemuran adalah bagian dari kode rahasia, dan dia memberikan informasi berharga hanya dengan menjemur pakaiannya.

Perempuan itu bernama Anna Smith Strong.

Melansir laman CIA, Anna Smith Strong lahir pada tahun 1740. Keluarganya memiliki tanah di Long Island di New York dan membangun rumah besar yang menghadap ke teluk. Anna tinggal di rumah itu bersama suami dan anak-anaknya ketika Perang Revolusi pecah.

Foto/Wikipedia Commons

Ketika Inggris merebut New York City, suami Anna yang seorang minuteman, anggota dari kelompok militer yang terdiri dari militan kolonial Amerika selama Perang Revolusi Amerika Serikat, dipenjara.

Para perwira Inggris pun pindah ke rumahnya. Sudah lazim pada saat itu para perwira militer Inggris memaksa keluarga-keluarga di AS menyediakan rumah dan makanan bagi mereka.

Anna yang bersama tidak punya pilihan membiarkan prajurit Inggris tinggal di rumahnya.

Meski tinggal bersama orang-orang Inggris, Anna masih dapat melakukan kegiatan mata-mata tanpa ada yang curiga.

Foto/Wikipedia Commons

Culper Ring istilah yang terkenal dari George Washington adalah sebuah sistem untuk memata-matai orang Inggris di New York. Sistem itu memberi informasi penting tentang pergerakan Inggris, persediaan yang mereka miliki, dan rencana yang mereka buat.

Seminggu sekali, salah satu mata-mata mendayung perahu layar melewati kapal-kapal Inggris dan ke New York untuk mengambil informasi dan membawanya kembali ke Jenderal Washington. Informasi itu disembunyikan di sebuah kotak kayu kecil yang ditempatkan di salah satu dari lima tempat yang ditunjuk, masing-masing tersembunyi di teluk di lepas teluk.

Rumah Anna Strong berada di tempat yang sempurna untuk melihat kelima teluk kecil itu. Dengan hanya berjalan-jalan di halamannya pada hari dan waktu yang ditentukan, dia dapat menentukan salah satu dari lima teluk mana yang memegang kotak rahasia rahasia mata-mata.

Anna dapat memberi isyarat kepada mata-mata di kapal layar bahwa informasi itu siap diambil dan bahkan memberitahunya di mana teluk itu tersembunyi.

Jemuran halaman belakang Anna Strong terletak sangat strategis di titik yang menghadap teluk. Ketika sebuah pesan siap diambil, Anna menggantungkan rok hitam di tali jemurannya.

Rok hitam itu adalah sinyal bahwa mata-mata kapal itu harus masuk ke dalam teluk. Setelah itu, Anna menggantungkan sapu tangan putih.

Masing-masing teluk itu diberi nomor, sehingga yang harus dilakukan Anna hanyalah menggantungkan jumlah saputangan yang sesuai di tali jemurannya.

Satu sapu tangan putih berarti bahwa pesan itu menunggu di teluk nomor satu, dua berarti gua nomor dua, dan seterusnya.

Karena ada pasukan Inggris yang tinggal di rumahnya, Anna sering menjaga jemuran kodenya sambil diawasi oleh tentara Inggris.

Setelah perang, Anna bertemu kembali dengan suaminya. Dia juga bertemu Jenderal George Washington yang menjadi Presiden pertama AS ketika dia melakukan tur di Long Island pada 1790.

Anak Anna berikutnya diberi nama George Washington Strong. Anna dan keluarganya kemudian tinggal di Setauket, New York.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini