nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Tulisan yang Hilang dari Gigi Palsu Perdana Menteri Jepang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 21 September 2019 08:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 20 18 2107378 kisah-tulisan-yang-hilang-dari-gigi-palsu-perdana-menteri-jepang-J7J5uHYLRd.jpg Perdana Menteri Jepang pada Masa Perang Dunia II, Hideki Tojo. (Foto: Wikipedia)

Sebagai orang yang pernah menangani operasi radio amatir, Jack tahu bagaimana cara menuliskan kata-kata “Remember Pearl Harbor” dalam bentuk titik-titik dan garis yang kemudian dibor ke dalam gigi palsu itu.

Tidak mungkin Tojo mengetahui atau memahami pesan itu. Mallory berpikir itu akan menjadi cara yang bagus untuk meletakkan kata-kata di mulut orang yang telah menyebabkan begitu banyak kesedihan dan penderitaan bagi negaranya.

Hideki Tojo dalam persidangan kejahatan perang di Manila.

Dalam sebuah wawancara, Jack Mallory mengklaim perbuatannya tidak didasari oleh kebencian atau kemarahan, melainkan sebuah keisengan, cara yang lucu untuk secara diam-diam menyatakan penentangan terhadap pria yang menyebabkan luka jangka panjang bagi dunia.

Mallory dan George Foster menceritakan kisah lelucon ini di antara beberapa teman dokter gigi mereka, tetapi cerita itu dengan cepat bocor, bahkan kemudian sampai ke sebuah stasiun radio Amerika di Texas.

Menyadari bahwa dia akan mendapat masalah jika berita itu didengar pejabat tinggi AS, Jack Mallory terpaksa memberi tahu langsung kepada atasannya tentang apa yang telah dilakukannya.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini