nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Percakapan Grup WhatsApp Pemimpin Dunia ala Presiden Ukraina Bikin Tawa Hadirin Konferensi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 24 September 2019 06:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 23 18 2108420 percakapan-grup-whatsapp-pemimpin-dunia-ala-presiden-ukraina-bikin-tawa-hadirin-konferensi-jdU9JSKhjU.jpg Percakapan imajiner grup WhatsApp pemimpin dunia ada Presiden Ukraina Vlodymyr Zelensky. (Foto/Twitter @rama_ajeswari)

YALTA – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membuat video percakapan WhatsApp imajiner para pemimpin dunia yang diputar dalam Konferensi Yalta.

Volodymyr Zelensky, yang pernah bermain sebagai Presiden di TV, memberikan presentasi untuk para tamu di sebuah pertemuan puncak di Yalta awal bulan ini.

Video itu mengolok-olok sejumlah isu global termasuk aneksasi Krimea dan ambisi nuklir Korea Utara, yang memicu tawa dari para hadirin.

Klip itu dibagikan oleh Rema Rajeshwari, polisi India yang memiliki kenalan serta hadir dalam Konferensi Yalta.

Baca juga: Presiden Baru Dilantik, Perdana Menteri Ukraina Memilih Mundur

Baca juga: Seorang Pelawak Pimpin Suara Terbanyak Pilpres Ukraina

Di awal obrolan, berjudul World Leaders Group, Zelensky memperkenalkan dirinya kepada rekan-rekannya dan disambut dengan salam dalam berbagai bahasa.

Foto/Reuters

Kemudian Inggris juga ikut menanggapi. Namun kata-katanya tidak dapat dimengerti. Kemudian dalam pesan berikutnya, Pangeran Harry mengatakan bahwa neneknya, Ratu Inggris, ingin menulis bahwa dia sangat senang bisa menyapa para pemimpin dunia yang ada digrup WhatsApp.

Amerika, Rusia dan China kemudian bertengkar tentang siapa yang merupakan admin grup. Namun China dan Rusia segera menghapus pesan.

AS mengatakan ingin berinvestasi di Ukraina, di mana pendahulu Zelensky, Petro Poroshenko, menyampaikan, “Lebih baik berinvestasi dalam produksi cokelat.”

Ukraina menyarankan untuk membahas masalah kredi. Jawaban itu membuat Dana Moneter Internasional (IMF) meninggalkan grup.

Korea Utara bergabung dengan kelompok itu, yang mengejutkan Ukraina yang memberi selamat kepada capaian karena Korut bisa mengakses internet.

Namun, Korut mengakui bahwa mereka berlari ke Korea Selatan selama lima menit untuk mendapatkan koneksi internet.

Ketika Korea Selatan muncul dengan emoji, Korea Utara membalas dengan tiga stiker roket, melambangkan produksi rudal rahasia.

AS menjawab, “Stiker menakjubkan tetapi Anda tidak harus mengirimkannya kepada kami.”

Amerika kemudian secara misterius menulis pesan, “Kamu wanita yang sangat cantik,” tetapi pesan itu buru-buru dihapus, lalu melanjutkan salah mengirim pesan.

Diskusi kemudian beralih ke rencana Presiden AS Donald Trump untuk membeli Greenland dari Denmark.

Denmark dengan cepat membalas bahwa Greenland, “tidak untuk dijual.” China pun menyarankan, “Kami dapat membuat tiruan (Greenland) dan menjualnya kepada Anda (AS) 10 kali lebih murah?”.

Rajeshwari, yang membagikan video itu, mengatakan Zelensky telah memberikan presentasi formal di pagi hari dan kemudian memberikan video komedi saat makan malam malam itu.

Itu juga dibagikan oleh wartawan Christopher Miller yang berada di konferensi awal bulan ini.

Video itu tampaknya disatukan oleh Studio Kvartal-95, perusahaan produksi tempat Zelensky bekerja sebagai komedian.

Dia terpilih sebagai Presiden pada bulan April, mengalahkan Poroshenko yang menjabat sebelumnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini