nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah 2 Tahun Perlawanan Gadis yang Ditampar karena Memakai Celana Pendek di Bus

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 24 September 2019 08:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 23 18 2108431 kisah-2-tahun-perlawanan-gadis-yang-ditampar-karena-memakai-celana-pendek-di-bus-WmnWww2b1o.jpg Klip Asena Saglem saat ditampar. (Foto/Asia Wire/Daily Mail)

PERLAWANAN selama dua tahun membuat Asena Melisa Saglem bahagia.

Asena Melisa Saglem pada 2017 ditampar seorang pria yang kesal karena melihatnya mengenakan celana pendek. Saat itu bulan Ramadan. Asena yang berusia 21 tahun ketika itu sedang membaca buku dan mendengarkan musik di dalam bus. Dia ditampar oleh Erkan Kyzylatesh.

Pengadilan di Istanbul pada minggu telah memutuskan bahwa Erkan Kyzylatesh dihukum dan dijatuhi hukuman lima bulan dan 25 hari penjara,melansir Daily Mail, Senin (23/9/2019).

Saglem, menyampaikan terima kasih kepada semua orang yang mendesaknya untuk tidak diam setelah serangan pada 17 Juni 2017.

"Saya sangat senang, dan saya berterima kasih kepada para pengacara dan pengadilan. Hal menyedihkan yang terjadi pada saya dua tahun lalu kini akhirnya membuat saya tersenyum.”

“Saya pikir hal negatif semacam itu harus lebih sering dimasukkan ke dalam agenda, karena hanya dengan menyuarakannya mereka dapat ditangani,” kata Saglem.

Foto/Daily Mail

Baca juga: Bocah Merokok di Tribun Stadion Hebohkan Warganet, Ternyata 36 Tahun

Baca juga: Kucing Ini hanya Serang Pria, Perempuan dan Anak-Anak Dibiarkan Lewat

Rekaman yang dirilis tak lama setelah dia diserang menunjukkan dia duduk di sebuah bus di kota Istanbul, Turki, mengenakan atasan putih dan celana pendek.

Pria itu, yang kemudian diidentifikasi sebagai Kyzylatesh, terlihat duduk di belakangnya terlihat tidak nyaman saat melihat kakinya.

Ketika bus berhenti di pemberhentian berikutnya, pelaku bangkit lalu menampar Saglem. Dia juga dilaporkan menghinanya.

Saglem tampak terkejut oleh pukulan itu dan berlari untuk menghadapi penyerangnya. Dalam pergumulan dia kemudian mendorongnya ke belakang dan melarikan diri dan melompat dari bus.

Dia kemudian terlihat mengintip setelah dia sebelum jatuh di lantai bus, jelas kesal.

Saglem mengatakan kepada media pada saat itu Kyzylatesh telah memperoloknya sejak dia duduk.

"Dari saat aku duduk dia mengatakan, ‘Kamu berpakaian seperti ini selama bulan Ramadaan? Kamu seharusnya merasa malu untuk berpakaian seperti itu’."

Setelah insiden itu, Saglam mengajukan pengaduan hukum terhadap penyerangnya.

Dia ditahan sebentar, tetapi dibebaskan setelah memberikan kesaksian yang mengatakan dia terprovokasi.

"Wanita berpakaian dengan cara seperti ini memengaruhi sensualitas seseorang," katanya kepada penyelidik.

Namun, setelah kecaman yang meluas atas pembebasannya, kasus ini dibawa ke pengadilan sebelum hukuman penjara minggu ini dijatuhkan.

Belakangan diketahui bahwa ini bukan pertama kalinya pemuda itu melakukan serangan serupa, dan terungkap bahwa dia sebelumnya telah dipenjara selama tiga tahun dan empat bulan karena insiden serupa di mana dia diduga menikam wanita lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini