Gagal Gapai Kampus Impian? Ini 4 Cara Survive

Adhyasta Dirgantara, Okezone · Senin 23 September 2019 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 23 65 2108191 gagal-gapai-kampus-impian-ini-4-cara-survive-HthihnOxAk.jpg Cara Bertahan jika Gagal Gapai Kampus Impian (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pernahkah kamu gagal lolos ke kampus impian? Sudah belajar untuk tes, menunggu hasil pengumuman yang lama pula. Dan ketika pengumuman tiba, hasilnya malah ditolak kampus impian. Wajar jika kamu kecewa dan bingung apa yang harus kamu lakukan selanjutnya?

Jika kamu sedang berada di posisi ini, kamu harus tetap melangkah dan berpikir bahwa semuanya baik-baik saja.

 Baca Juga: Banyak Kehilangan Teman saat Masuk Dunia Kampus? Ini Cara Mengantisipasinya!

Dilansir dari Hercampus, Senin (23/9/2019), berikut beberapa tips untuk membantu kamu tetap melangkah selanjutnya.

1. Sembuhkan Diri Kamu

Sebelum merencanakan ulang kampus mana yang akan segera kamu jadikan sebagai tempat belajar, lampiaskanlah perasaan Anda terlebih dahulu. Pasalnya, kamu berhak untuk marah jika sesuatu yang diimpikan tidak berjalan sesuai rencana. Apalagi jika kampus tersebut memiliki jurusan yang kamu inginkan atau janjian dengan teman untuk masuk bersama-sama.

Jadi, sebelum melangkah, alangkah baiknya untuk mengontrol dulu emosi kamu.

Salah seorang Perencana Pendidikan yang sudah terverifikasi untuk Score Judi Robinovitz menekankan betapa pentingnya untuk menyelesaikan masalah kesedihan sebelum menerima hasil buruk tersebut.

 Baca Juga: Masuki Dunia Kampus, 4 Cara Ini Bikin Pertemanan Jadi Langgeng

Di sini, Robinovitz mengakui bahwa sebenarnya banyak siswa yang berkualitas yang tidak diterima di perguruan tinggi pilihan mereka karena sejumlah alasan, seperti banyaknya pesaing.

“Para siswa perlu memberi diri mereka waktu untuk bersedih sebelum dapat kembali melangkah. Penting untuk menyadari bahwa ia tidak ditolak sendirian," jelas Robinovitz.

Intinya, kunci untuk menyembuhkan diri adalah dengan membiarkan diri Anda berlarut dalam sedih terlebih dahulu, kemudian menyadari bahwa masa depan masih menanti Anda.

Coba cari cara-cara positif seperti bercerita kepada keluarga atau teman Anda, serta menghabiskan waktu untuk melakukan kegiatan favorit Anda. Masih banyak peluang di luar sana.

 Kampus

 

2. Bertemu dengan Penasihat

 

Langkah selanjutnya adalah bertemu dengan penasihat seperti guru atau orang-orang yang expert di bidang tersebut untuk membahas langkah kamu selanjutnya. Secara bersama, kamu mulai menemukan kampus yang sesuai dengan Anda, seperti jurusan serta kegiatan mahasiswa.

Selain itu, kamu juga perlu membahas faktor penting lainnya seperti lokasi dan biaya. Jika kamu sudah berhasil menentukan rencana selanjutnya, penasihat Anda pasti bisa memberi solusi yang paling tepat.

3. Rasakan Sensasi Kampus Baru Kamu

 

Setelah kamu ditolak oleh semua perguruan tinggi yang Anda lamar, inilah saatnya untuk mencari opsi terbaru. Cobalah kunjungi kampus yang paling menarik bagi kamu. Kamu dapat bertemu dengan mahasiswa yang sedang berkuliah di sana, mampir ke kelas, melihat asrama (jika ada), untuk merasakan sensasi kampus pilihan.

Kamu juga dapat mencoba mengunjungi halaman Instagram kampus untuk menonton kisah kehidupan sehari-hari atau acara di kampus. Ada juga grup Facebook untuk calon mahasiswa untuk bergabung, dan itu adalah tempat yang bagus untuk mengajukan pertanyaan agar Anda tidak penasaran lagi.

 Kampus

4. Tetapkan Pilihan

Meskipun kamu sudah benar-benar merasa bahwa kampus impian sangat cocok untuk kamu, opsi untuk kamu belum habis. Cobalah pindah dari kampus jika sudah keterima nanti.

Banyak mahasiswa yang mulai di satu sekolah dan pindah ke sekolah lain karena mereka rasa lebih cocok untuk mereka. Lulusan Virginia Commonwealth University Alexia Amblard, berbicara tentang bagaimana perpindahan kampus membantu pengalaman kuliahnya.

“Saya awalnya mulai kuliah di Universitas Howard di DC. Tetapi setelah 2 tahun saya pindah ke VCU. Saya pindah karena saya merasa VCU lebih unggul secara akademis dan juga memberikan saya paket bantuan keuangan yang lebih baik dan karena itu saya sangat senang selama dua setengah tahun di sana. Berpindah kampus juga mengajari saya cara beradaptasi dan saya belajar bahwa saya dapat berkembang di banyak lingkungan akademik dan sosial yang berbeda," kenangnya.

Amblard juga menyoroti bahwa apa pun jalan yang kamu ambil untuk kuliah, penting untuk diingat bahwa tidak ada kampus sempurna. Proses penerimaan adalah tentang menemukan kampus yang cocok untuk kamu.

“Anda akan bahagia ke mana pun kamu pergi, karena remaja sangat mudah beradaptasi. Bahkan anak saya mengatakan kepada saya bahwa meskipun mereka berhasil mendapatkan kampus pilihan mereka, mereka sangat senang karena akhirnya pergi ke sana,” ungkapnya.

Menghadapi penolakan tidak pernah mudah, terutama setelah bertahun-tahun kerja keras dan memiliki harapan yang tinggi. Tetapi, kamu akan beradaptasi dan berkembang di mana pun berada, meskipun bukan di kampus impian kamu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini