nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penampakan Robot Terbang dan Kapal Tak Berawak Buatan Mahasiswa UNS

Bramantyo, Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 18:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 27 65 2110196 penampakan-robot-terbang-dan-kapal-tak-berawak-buatan-mahasiswa-uns-zT0z8iCKZU.png Kapal Buatan Mahasiswa UNS (Foto: Okezone.com/Bramantyo)

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali mengirimkan mahasiswanya untuk berkompetisi dalam kontes nasional 2019 yang digelar di Pasuruan dan Malang, Jawa Timur.

Hari ini Rektor UNS Jamal Wiwoho luncurkan prototype Robot Terbang dan Kapal Tak Berawak serta pelepasan Tim Bengawan UV pada Jumat (27/9/2019) di halaman Gedung dr.Prakoso UNS.

Baca juga: 2 Mahasiswa UNS Juara Olimpiade Statistika Nasional

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jamal Wiwoho saat melepas Tim Bengawan UV berpesan agar mahasiswa harus terus berinovasi melalui karya dan beragam kompetisi. Sering mengikuti kompetisi.

"Tahun 2017 kita mendapat penghargaan sebagai pendatang terbaik, 2018 sebagai program terbaik, dan meraih juara 2, maka tahun ini harus menjadi juara. Saya titipkan UNS dalam Kontes ini pada kalian," pesan Jamal dalam sambutannya, Jumat (27/9/2018).

Robot

Tim Bengawan Unmanned Vehicle (UV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan berkompetisi di ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2019 di Landasan Udara TNI AL Grati, Pasuruan pada tanggal 1-5 Oktober 2019 dan Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2019 di Sengkaling, Malang pada 10-13 Oktober 2019

Sebelumnya Tim Bengawan Unmanned Vehicle (UV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Sukses meraih juara 2 dan mendapat penghargaan sebagai program terbaik di kontes kendaraan tanpa awak pada tahun 2018.

Billy Yansa Latif Imamah, Manajer Tim Bengawan UV menyebut kontes yang akan diikuti ini tahap seleksinya sangat ketat. Ini merupakan event bergengsi yang diikuti oleh universitas lain yang juga memiliki program terbaiknya.

"Kami masuk finalis dalam KRTI kami ikut 3 kategori, yaitu Verhicle Take Off and Landing (VTOL) untuk drop dan ambil barang sesuai lokasi yang ditentukan, balapan pesawat (racing plane), dan pesawat untuk maping dan monitor," papar Billy, kepada awak media, Jumat (27/9/2019).

Disebutkan juga untuk Kontes Kapal Cepat tim ini juga mengikuti tiga kategori salah satunya electric boat. Untuk proyek ini masih ada beberapa perbaikan yang dilakukan oleh tim ini untuk mencapai target juara.

Robot

"Masih ada perbaikan pada body dan dimensi kapal, peningkatan kecepatan juga CC. Jika kemarin waktu (operasionalnya) 15-20 menit, tahun ini sudah bisa 30 menit," lanjutnya.

Ditambahkan Billy di tahun depan, tim juga akan berangkat mengikuti internasional yang ingin kami ikuti, di Turki dan Robot Boat di Florida, Amerika. Dan ajang ini menjadi media evaluasi dan pertimbangan tim untuk dua kontes internasional tahun 2020.

"Kalau hasil dari kompetisi ini baik dan memuaskan, maka tahun depan kami siap ke kontes internasional dan terus memberikan inovasi di era 4.0 ini," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini