nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berusaha Usir Setan, Pria AS Siram Putranya dengan Air Panas Hingga Tewas

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2019 07:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 01 18 2111663 berusaha-usir-setan-pria-as-siram-putranya-dengan-air-panas-hingga-tewas-sok4Kzoest.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

TUCSON – Seorang pria di Arizona, Amerika Serikat (AS) membunuh putranya yang berusia enam tahun saat berusaha melakukan ritual pengusiran setan. Pablo Martinez, 31 tahun didakwa atas tuduhan pembunuhan tingkat pertama dan telah ditahan oleh pihak berwenang.

Para penyelidik mengatakan Martinez mengaku menuangkan air panas ke tenggorokan anak itu pada Kamis, 26 September. Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah yang terletak di reservasi suku asli Pascua Yaqui.

Para penyelidik mengatakan Romelia Martinez, istri Pablo dan ibu adopsi anak itu, berada di rumah selama insiden itu terjadi.

Pablo mengatakan kepada penyelidik bahwa dia memperhatikan putranya memiliki setan di dalam dirinya pada awal pekan ini. Romelia diduga juga mengatakan kepada penyelidik bahwa anak itu bertindak seperti kerasukan.

Sang ayah mengatakan bahwa saat memandikan anak itu, dia melihat sesuatu yang jahat di dalam putranya dan tahu dia harus mengusirnya.

Pablo diduga mengaku menahan anak itu di bawah keran dan mengklaim air panas mulai mengusir setan dari tubuh putranya. Dia mengatakan anak itu berada di bawah air selama 5-10 menit.

Ketika Kepolisian Pascua Yaqui tiba di rumah itu, Pablo dan Romelia Martinez berada di luar rumah dan pintu depan dikunci. Ketika ditanya apa yang terjadi, Romelia menunjuk Pablo dan berkata, "Dia bisa memberitahumu," demikian diwartakan saluran berita lokal Kold13 News.

Pablo diduga mengatakan kepada polisi bahwa mereka tidak akan mengerti dan mereka tidak berada dalam pola pikir atau keyakinan yang benar. Menurut dokumen pengadilan, ia akhirnya mengakui pada petugas, mengangkat tangannya ke udara dan berkata, "Saya yang melakukannya."

Romelia kemudian membuka kunci pintu depan untuk membiarkan polisi memeriksa rumah dan petugas menemukan anak itu di tempat tidur, dalam keadaan telanjang dan tidak bernapas. Anak itu mengalami luka bakar hingga 15 persen dari tubuhnya, termasuk di lengan, siku, dan kepalanya.

Dia dibawa ke rumah sakit tetapi dinyatakan telah meninggal dunia.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini