nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saingi Produk Impor, Mahasiswi ITB Bikin Startup Produk Kesehatan Alami

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 17:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 04 65 2112974 saingi-produk-impor-mahasiswi-itb-bikin-startup-produk-kesehatan-alami-fLOpLuVCHS.jpg Ilustrasi Startup. (Foto: Okezone.com/Financialexpress)

JAKARTA - Institut Teknologi Bandung (ITB) telah membuat startup yang bergerak di berbagai bidang, salah satunya startup Bio-N Oils dan Bio-N Propolis. Start up ini memiliki nama resmi PT Bio Proshafa Karya.

Munculnya startup tersebut berangkat dari hasil penelitian Dr. Muhammad Yusuf Abduh selaku Kepala Program Studi Rekayasa Hayati dan timnya. Kemudian, diimplementasikan oleh Alumni Rekayasa Hayati ITB 2010 Sisca Dewi Ayunda, menjadi sebuah startup.

Sisca mengatakan, hadirnya Bio-N Oils dan Bio-N Propolis sebagai sebuah startup bertujuan untuk berkontribusi dalam menghasilkan produk lokal. Saat ini produk serupa yang tersedia di pasaran merupakan hasil impor.

Baca Juga: Rektor ITB: BJ Habibie Majukan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

“Bio-N Oils dan Bio-N Propolis sebagai produk kesehatan alami akan memiliki daya guna yang tinggi di masyarakat,” tuturnya Sisca, dikutip dari web ITB, Jumat (4/10/2019).

Sebagai startup yang produknya berangkat dari hasil penelitian, PT Bio Proshafa Karya memiliki paten terhadap penemuan Motive (Modular Trigona Hive), yang merupakan terobosan baru terhadap desain sarang lebah sehingga dapat menghasilkan lebih banyak propolis. Tentunya, hal ini sangat membantu dalam memproduksi bahan baku produk mereka.

Startup

Penggunaan Motive memungkinan peternak lebah dapat mengatur sistem produksi propolis dan madu sesuai dengan target yang diinginkan. Pemanenan dilakukan dengan mengangkat propolis frame yang sudah dipenuhi dengan propolis yang selanjutnya digantikan dengan propolis frame baru sehingga meningkatkan produktivitas serta kualitas kehigienisan.

Baca Juga: Pesan BJ Habibie yang Selalu Diingat Menteri Susi

Propolis yang dihasilkan dari lebah Trigona tersebut mengandung antioksidan berupa flavonoid ditambah berbagai jenis vitamin, mineral, serta asam amino esensial. Oleh karena itu, propolis dapat dimanfaatkan sebagai suplemen untuk membantu meningkatkan imunitas tubuh, mempercepat proses penyembuhan penyakit serta sebagai bahan baku perawatan kecantikan dengan mempercepat regenerasi sel dan menunda proses penuaan pada kulit.

Sisca menceritakan Bio-N Oil berupa essential oil bahan kimia yang dijamin kealamiannya. Selain essential oil murni, produk ini mempunyai turunan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan khusus seperti perawatan wajah. Produk kedua ialah Biol-N Propolis yaitu propolis tanpa kandungan alkohol yang dikemas dalam beberapa varian.

Membawa suatu produk ke ranah industri menurut Sisca tidaklah mudah dan tidak lepas dari beragam tantangan.

“Pada awal berdirinya (Bio-N Oils dan Bio-N Propolis) tidak dikenal orang, kemudian juga memiliki banyak saingan yang sudah lebih dahulu memasarkan produknya. Sempat up and down, tapi intinya konsisten dan selalu mencoba,” jelas founder startup tersebut.

Dari sisi pemasaran, Sisca menerangkan bahwa metode pemasaran yang mereka lakukan tak semata-mata sekedar menjual produk. Menurutnya, melakukan edukasi terlebih dahulu terhadap produk yang mereka buat menjadi hal yang penting. Sehingga, selain penjualan secara online dan offline mereka juga melakukan workshop untuk menunjang edukasi terhadap produk mereka.

Dia menambahkan, kunci keberhasilan sebuah startup dapat sukses ialah disiplin dan tidak menyerah. Menurutnya, ITB adalah wadah sangat baik untuk mengasah hal tersebut. Selanjutnya, ialah konsisten dalam menjalankan roda bisnis yang sudah berjalan.

Kedepannya, Sisca beserta timnya berharap dapat mengenalkan produk mereka lebih masif lagi. Selain itu, pengembangan terhadap produk akan dilakukan secara berkelanjutan untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini