nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Rektor Unpad, Ini Strategi Prof Rina Masuk 500 Besar Dunia

Rani Hardjanti, Jurnalis · Senin 07 Oktober 2019 10:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 07 65 2113720 jadi-rektor-unpad-ini-strategi-prof-rina-masuk-500-besar-dunia-RxfJJRmMmx.jpg Rektor Baru Unpad (Foto: Ist)

JAKARTA - Universitas Padjadjaran (Unpad) kini memiliki rektor baru yakni Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE. Rina yang akan menjalani masa periode 2019-2024 ini setelah ditetapkan oleh Majelis Wali Amanat Unpad.

Prof. Dr. Rina Indiastuti dipilih sebagai Rektor Universitas Padjadjaran periode 2019-2024 secara aklamasi pada sidang pleno Majelis Wali Amanat di kampus Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung.

 Baca Juga: Menristekdikti: Calon Rektor Unpad Tidak Boleh Non-PNS

Ketua MWA Unpad Rudiantara mengatakan, penetapan Prof. Rina sebagai rektor dilakukan berdasarkan aklamasi yang dilakukan oleh seluruh anggota MWA Unpad. Proses aklamasi ini menjadi satu kelebihan dalam proses pemilihan rektor di Unpad, mengingat tidak digunakannya sistem voting dalam pemilihan tersebut.

“Aklamasi 100%, bahkan tidak dilakukan perhitungan suara,” ujar Rudiantara seperti dikutip dalam situs Unpad, Senin (7/10/2019).

 Baca Juga: Ternyata Karier Dirancang Bukan Setelah Wisuda

Lebih lanjut Menteri Komunikasi dan Informatika RI tersebut mengatakan, pemilihan rektor dari 6 Calon Rektor ini bukan untuk mencari yang terbaik. Ia menegaskan, rektor terpilih merupakan sosok yang bisa melengkapi satu sama lain.

“Para 6 Calon Rektor ini mereka saling berkomitmen kalau mereka dipilih, mereka mau mengajak dan memanfaatkan program yang bagus dari yang lain. Yang tidak dipilih, mereka mau mendukung dan menjadi tim dari Rektor dipilih. Jadi ini suasananya kekeluargaan tapi tetap mendahulukan kualitas,” kata Rudiantara.

 Unpad

Pada proses pemilihan Rektor Unpad 2019-2024 ini, ada sejumlah tahapan yang dilakukan. Mulai dari penjaringan Bakal Calon Rektor secara daring, penetapan Calon Rektor melalui sidang pleno Senat Akademik, hingga meminta masukan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Selain itu, penilaian juga dilakukan dari rekam jejak perilaku media sosial, penilaian dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, hingga asesmen oleh Telkom Assessment Center Indonesia.

 

Target Masuk 500 Besar PTN Dunia

Rudiantara mendorong Rektor dipilih dapat menakhodai Unpad untuk masuk menjadi 500 besar perguruan tinggi dunia. Upaya ini merupakan target pemerintah kepada Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum.

“Kita buat program strategis dan program quick win. Sampai dengan akhir tahun, MWA akan membantu Rektor dipilih untuk menyiapkan program strategisnya,” kata Rudiantara.

Sementara itu, Prof. Rina mengatakan, untuk bisa mencapai target 500 perguruan tinggi kelas dunia dibutuhkan kerja sama yang baik dengan seluruh unsur. “PTN Badan Hukum dituntut masuk 500 top perguruan tinggi dunia, tidak mungkin dijalankan sendirian. Unpad punya momentum baik bersama-sama untuk jalan menuju 500 perguruan tinggi kelas dunia,” terang Prof. Rina.

Terkait program quick win, ada sejumlah rencana program yang akan dijalankan. Pertama, Unpad akan mengevaluasi organisasi kemahasiswaan. Ini bertujuan agar energi mahasiswa melalui organisasi kemahasiswaan dapat tersalurkan dengan baik.

“Mahasiswa kita rancang untuk lulus tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi punya kompetensi lainnya,” kata Prof. Rina.

Selain itu, Unpad juga berkomitmen meningkatkan dukungan untuk Jawa Barat. Program keterbukaan akses pendidikan bagi masyarakat Jawa Barat akan tetap dipertahankan. Salah satu wujud dukungan lainnya adanya pendirian Pusat Studi Jawa Barat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini